Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia Meroket, Mobil Bensin Makin Tergerus
Advertisement . Scroll to see content

Ekspansi, Huawei Bakal Bangun Infrastruktur Pengisian Daya Mobil Listrik di Indonesia

Senin, 16 September 2024 - 15:58:00 WIB
Ekspansi, Huawei Bakal Bangun Infrastruktur Pengisian Daya Mobil Listrik di Indonesia
Perusahaan teknologi China, Huawei menyatakan akan berkontribusi dalam mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia. (Foto: Huawei)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan teknologi China, Huawei menyatakan akan berkontribusi dalam mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia. Huawei akan membangun infrastruktur kendaraan listrik (EV) dan mendukung pengembangan fasilitas pengisian daya mobil listrik.

CEO Digital Power, PT Huawei Tech Investment, Jin Song mengatakan, meskipun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia masih dalam tahap awal, pasar kendaraan listrik Indonesia diperkirakan akan tumbuh pesat dalam 3 tahun terakhir. 

“Prospeknya sangat menjanjikan dalam dekade mendatang dengan peningkatan jumlah kendaraan listrik setidaknya 10 kali lipat secara global, diikuti kenaikan permintaan pengisian daya sebesar delapan kali lipat. Indonesia perlu segera memulai pengembangan jaringan pengisian daya berkualitas tinggi secara masif untuk mempercepat penetrasi kendaraan listrik baru (NEV) serta memperkuat industri dan ekosistem lokal,” ujar Jin Song, dalam keterangan pers dilansir, Senin (16/9/2024).

Dia menjelaskan langkah ini akan membantu mengatasi tantangan utama di industri kendaraan listrik, yaitu jaringan pengisian daya (charging station) yang belum optimal.

Jin Song menyebutkan Huawei siap bekerja sama dengan produsen mobil dan operator, untuk membangun ekosistem yang lebih matang dan menyediakan fasilitas pengisian daya berkualitas tinggi di seluruh Indonesia.

“Sebagai pemimpin teknologi industri, Huawei akan terus meningkatkan investasi dalam bidang R&D dan teknologi, serta membangun solusi jaringan pengisian daya yang dapat diandalkan para pemilik mobil, dipercaya operator, dan ramah terhadap jaringan listrik,” katanya.

Seperti diketahui Indonesia saat ini banyak didatangi produsen mobil listrik asal China. Sebut saja ada BYD, Neta, Jetour, Seres dan Aion. Mereka dengan agresif memboyong banyak model mobil listrik.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut