Daihatsu Recall 36.925 Unit Gran Max 1.5 dan Luxio, Ini Masalahnya
JAKARTA, iNews.id - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan penarikan kembali (recall) model kendaraan Gran Max 1.5 dan Luxio sebanyak 36.925 unit. Recall dilakukan terkait masalah Connecting Rod yang dapat menyebabkan mesin mati mendadak.
Produk yang terlibat dalam kasus ini adalah Gran Max 1.5 dan Luxio tahun produksi Maret 2018-April 2019. Masing-masing, Gran Max sebanyak 32.000 unit dan Luxio sekitar 4.000 unit.
Marketing Director PT ADM Amelia Tjandra mengemukakan, recall dilakukan karena keamanan dan keselamatan konsumen adalah yang utama. Perusahaan bertanggung jawab dan beritikad baik untuk memberikan layanan, termasuk bila terjadi kerusakan kendaraan.
"Program ini merupakan salah satu perhatian dan tanggung jawab kami dalam memastikan mobil yang sudah menjadi milik pelanggan tetap terjaga keamanan dan kenyamanannya. Bagi pelanggan yang mobilnya termasuk dalam daftar program recall, silakan bawa ke bengkel terdekat," ujarnya, saat press conference di Jakarta, Jumat (01/11/2019).
Dia menuturkan prosedur bagi kendaraan pelanggan yang terlibat akan dikirimkan pemberitahuan baik melalui surat, sms ataupun telepon. Pelanggan yang terlibat bisa jadwal booking ke dealer atau menghubungi hotline 1500898.
"Penggantian memamakan waktu sekitar 14 jam. Semua perbaikan dan penggantian komponen gratis. Perusahaan juga memberikan paket oli gratis bagi kendaraan yang terkena recall untuk kedatangan berikutnya termasuk oli filter di 156 bengkel resmi," katanya
Technical Service Division Head PT ADM Anjar Rosjadi menjelaskan, Connecting Rod adalah komponen yang menghubungkan antara piston dengan crankshaft alias setang seher. Jika terjadi kerusakan atau patah bagian ini bisa menyebabkan mesin berhenti mendadak. Ini ditandai dengan suara berisik kemudian mesin mati.
"Ada enam unit Gran Max yang dilaporkan bermasalah terkait kasus ini karena mesin mati, tidak ada kecelakaan. Masing-masing lima kendaraan patah Connecting Road. Satu lagi mobil suara berisik dan sudah ditangani bengkel," kata Anjar.
Diketahui sejak dipasarkan ke Indonesia pada awal 2008 total kendaraan Gran Max mencapai 300.000 unit lebih. Terkait kasus recall ini jumlah kendaraan yang terlibat sebanyak 10 persen.
Editor: Dani M Dahwilani