JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia periode 28 Maret hingga 16 April 2026.
BMKG mengungkapkan potensi banjir rob ini dipengaruhi adanya fenomena Fase Bulan Purnama pada 2 April 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
"Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia," tulis BMKG dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3/2026).
BMKG menambahkan, potensi banjir rob ini secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Analisis BMKG Gempa Bumi M6,2 di Yalimo Papua Pegunungan, Tidak Berpotensi Tsunami
"Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," tuturnya.