JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengungsi jika terjadi hujan lebih dari 1 jam dan jarak pandang 50 meter. Hal ini bisa menjadi tanda akan terjadinya banjir bandang.
“Masyarakat di sekitar lereng, dataran rendah jika terjadi hujan lebih dari 1 jam, saya ulangi kalau hujan berturut-turut lebih dari 1 jam. Kemudian jarak pandang 50 cm tidak terlihat itu sudah merupakan tanda-tanda akan terjadinya banjir bandang atau akan terjadinya air dari hulu menuju hilir,” ujar Suharyanto saat Rapat Koordinasi Nasional BNPB-BPBD Untuk Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrim, Senin (10/10/2022).
Perdamaian atau Perang? Ini 5 Isu yang Menghantui Negosiasi AS dan Iran
Pada kesempatan itu, Suharyanto juga meminta agar TNI Polri menjadi garda terdepan yang sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat menghadapi kondisi-kondisi siaga, kondisi-kondisi menghadapi bencana.
“(TNI/Polri) harus meningkatkan patroli dan operasi khususnya di daerah-daerah masyarakat yang tinggal di pinggir sungai,” katanya.
Singkawang Dilanda Banjir, Ratusan Orang Mengungsi ke Aula Kelurahan
Selain itu, Suharyanto mengatakan BPBD juga tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi bencana. Semua pihak diminta ikut terlibat bahu-membahu mengantisipasi banjir.
“Jangankan BPBD, unsur-unsur yang mempunyai personil yang banyak pun misalnya seperti TNI-Polri itu pun tidak akan bisa bekerja sendiri sehingga perlu ditingkatkan koordinasi secara sinergis," katanya.
Banjir Lebak, 510 Rumah Warga di 5 Kecamatan Tergenang
Editor: Muhammad Fida Ul Haq