Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Karhutla Meluas, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Riau, Sumbar dan Kalbar
Advertisement . Scroll to see content

Wapres Gibran Cek Penanganan Karhutla di Riau, 51 Orang Jadi Tersangka

Senin, 28 Juli 2025 - 12:33:00 WIB
Wapres Gibran Cek Penanganan Karhutla di Riau, 51 Orang Jadi Tersangka
Wapres Gibran saat mengecek penanganan karhutla di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (28/7/2025). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

PEKANBARU, INews.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan pengecekan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Bahkan langsung mengunjungi posko penanganan karhutla yang berada di Lanud Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Riau, Senin (28/7/2025).

Gibran mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dinilai berhasil menekan angka karhutla secara signifikan di wilayah Riau.

“Iya, ini penting sekali. Dan saya terima kasih sekali kepada Pak Gubernur Forkopimda, semua yang hadir, khususnya untuk Riau ini (karhutla) sudah sangat berkurang,” ujarnya, Senin (28/7/2025).

Gibran juga mengapresiasi keberhasilan operasi modifikasi cuaca yang turut membantu dalam pengendalian karhutla di Riau. Bahkan, Gibran menyampaikan bahwa cuaca mendung saat kedatangannya di Riau merupakan hasil dari upaya modifikasi cuaca yang disertai operasi water bombing rutin.

“Tadi kalau teman-teman media tahu waktu kita landing, keadaannya kan sudah mendung, ya. Ini karena ada proses modifikasi cuaca dan juga rutin ada water bombing. Jadi saya lihat untuk di Riau ini sudah cukup terkendali,” katanya.

Gibran mendapatkan laporan bahwa sudah ada 51 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla. Dia menegaskan pentingnya penegakan hukum, monitoring, dan deteksi dini untuk mencegah karhutla di masa mendatang.

“Ke depan, tadi sudah dipaparkan, sudah ada 51 orang yang menjadi tersangka. Ke depan yang namanya penegakan hukum, monitoring, deteksi awal, itu penting sekali, ya,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut