Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AD Ungkap Siaga 1 Sudah Tak Diterapkan, Turun Jadi Siaga 3
Advertisement . Scroll to see content

Viral Transaksi Tramadol di Dekat Markas Satrekon, TNI AU Tegaskan Tak Terlibat

Senin, 16 Maret 2026 - 16:50:00 WIB
Viral Transaksi Tramadol di Dekat Markas Satrekon, TNI AU Tegaskan Tak Terlibat
Ilustrasi obat. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Udara (AU) buka suara terkait video viral yang memperlihatkan transaksi obat keras jenis tramadol secara cash on delivery (COD). Transaksi terjadi di sekitar Markas Satuan Rekonstruksi (Satrekon) TNI AU, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Kadispenau Marsekal Pertama TNI I Nyoman Saudyana menegaskan transaksi tersebut tak ada kaitannya dengan institusi maupun prajurit.

"TNI Angkatan Udara menegaskan bahwa institusi maupun personel TNI AU tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan dugaan aktivitas transaksi obat keras tanpa izin di lokasi yang disebutkan dalam video tersebut," kata Nyoman dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Dalam unggahan yang beredar, tampak sepeda motor dinas TNI AU yang berbelok ke arah lokasi di sekitar tempat kejadian. Menurut Nyoman, kedatangan prajurit itu untuk membeli minuman yang dijual oleh pedagang UMKM.

"Kehadiran kendaraan dinas tersebut tidak berkaitan dengan dugaan aktivitas transaksi yang terjadi, melainkan anggota yang bersangkutan sedang menuju penjual minuman di sekitar lokasi untuk membeli minuman," kata dia.

Nyoman mengatakan video yang beredar pada dasarnya menyoroti dugaan transaksi obat keras di sekitar lokasi satuan TNI AU. Namun, dia menegaskan berbagai komentar yang mengaitkan keberadaan kendaraan dinas dengan aktivitas tersebut tidak sesuai fakta, karena lokasi kejadian berada di luar wilayah satuan yang dimaksud.

"TNI AU tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum, termasuk peredaran obat keras tanpa izin," tutur dia.

Nyoman menegaskan TNI AU mendukung penuh upaya penegak hukum menindak segala bentuk peredaran obat keras tanpa izin yang merugikan masyarakat. TNI AU juga berkomitmen untuk menjaga profesionalitas, integritas, serta kepercayaan masyarakat dalam menjalankan tugas.

Diketahui, video yang diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen memperlihatkan sejumlah orang yang diduga tengah melakukan transaksi obat keras di depan sebuah ruko. Di depan ruko tersebut juga terdapat pedagang es teh yang berjualan menggunakan gerobak.

Sambil berkendara, sang perekam video sempat menegur pelaku atas perbuatan yang mereka lakukan. Tak lama kemudian, terlihat sepeda motor berpelat dinas TNI AU menghampiri lokasi. 

Kedatangan prajurit tersebut sebagaimana yang telah diklarifikasikan hanya sebatas membeli minuman di sekitar tempat kejadian. 

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut