Viral Transaksi Tramadol di Dekat Markas Satrekon, TNI AU Tegaskan Tak Terlibat
JAKARTA, iNews.id - TNI Angkatan Udara (AU) buka suara terkait video viral yang memperlihatkan transaksi obat keras jenis tramadol secara cash on delivery (COD). Transaksi terjadi di sekitar Markas Satuan Rekonstruksi (Satrekon) TNI AU, Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Kadispenau Marsekal Pertama TNI I Nyoman Saudyana menegaskan transaksi tersebut tak ada kaitannya dengan institusi maupun prajurit.
"TNI Angkatan Udara menegaskan bahwa institusi maupun personel TNI AU tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan dugaan aktivitas transaksi obat keras tanpa izin di lokasi yang disebutkan dalam video tersebut," kata Nyoman dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Dalam unggahan yang beredar, tampak sepeda motor dinas TNI AU yang berbelok ke arah lokasi di sekitar tempat kejadian. Menurut Nyoman, kedatangan prajurit itu untuk membeli minuman yang dijual oleh pedagang UMKM.
Alasan Panglima TNI Tetapkan Status Siaga 1: Uji Kesiapsiagaan Personel
"Kehadiran kendaraan dinas tersebut tidak berkaitan dengan dugaan aktivitas transaksi yang terjadi, melainkan anggota yang bersangkutan sedang menuju penjual minuman di sekitar lokasi untuk membeli minuman," kata dia.
Nyoman mengatakan video yang beredar pada dasarnya menyoroti dugaan transaksi obat keras di sekitar lokasi satuan TNI AU. Namun, dia menegaskan berbagai komentar yang mengaitkan keberadaan kendaraan dinas dengan aktivitas tersebut tidak sesuai fakta, karena lokasi kejadian berada di luar wilayah satuan yang dimaksud.
Kepala Bappisus Buka Suara soal Heboh TNI Siaga 1 gegara Konflik Timur Tengah