Viral Sosok Peraih Nilai UTBK Tertinggi di Indonesia 2023, Ini Profilnya
JAKARTA, iNews.id - Baru-baru ini viral video memperlihatkan sosok peraih nilai UTBK tertinggi di Indonesia 2023. Dalam video tersebut, ia menyebut bahwa nilai hanyalah angka.
Adalah Amadeo Yesa yang berhasil mendapatkan rerata nilai sebesar 827,94 pada UTBK 2023. Berkat hal itu, ia berhasil lolos di Teknik Informatika - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Deo, panggilan akrabnya merupakan pria kelahiran Surabaya, 25 Juli 2005. Ia mengaku tak menyangka atas raihan nilai yang ia dapatkan pada UTBK 2023 kemarin.
Alumni SMA Katolik Rajawali Makassar ini menilai ada banyak faktor yang mendorongnya hingga sampai di titik ini. Salah satunya adalah doa dan dukungan dari kedua orang tua serta dari guru-gurunya semasa SMA.
Ini 5 Camaba UI dengan Nilai UTBK Tertinggi di Indonesia, Masuk Prodi Mana?
Berbicara mengenai persiapannya untuk menghadapi tes SNBT di tahun 2023, ternyata Deo mengaku tidak memiliki strategi khusus. Menurutnya, ia hanya merutinkan belajar setiap harinya.
Saat belajar, ia selalu melakukan banyak latihan soal. Baginya, belajar rutin sedikit demi sedikit lebih efektif daripada belajar banyak hal namun hanya sesekali.
20 Peserta dengan Nilai UTBK Tertinggi 2023, Ternyata Segini Nilainya!
“Saya lebih senang belajar sedikit demi sedikit namun kontinyu dibanding dengan belajar banyak tapi hanya sekali,” ucap Deo dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (9/8/2023).

Dari beberapa tes yang diujikan, Deo berhasil unggul pada kategori subtes Penalaran Matematika dengan raihan nilai sebesar 952,23. Ternyata bukan kali ini saja, karena ia mengaku sudah menyukai pelajaran matematika sejak lama.
“Kebetulan karena saya memang suka mata pelajaran matematika sejak dulu,” tutur dia.
Adapun, Deo mengaku tidak ada alasan khusus memilih ITS untuk melanjutkan pendidikan. Baginya, ITS merupakan satu-satunya kampus yang telah dicita-citakannya sejak kecil.
Ia juga meyakini bahwa jurusan Teknik Informatika ITS merupakan yang terbaik di Indonesia.
"Bahkan ketika saya sempat merasa bingung untuk memilih jurusan, saya sudah mantap memilih ITS sebagai kampus tujuan saya, apapun jurusannya," ucap Deo.
Meskipun begitu, Deo sempat mendapatkan penolakan di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Namun, hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar.
"Dari kedua jalur tersebut saya mantap menempatkan jurusan saya ini di pilihan pertama dan hanya satu-satunya," ucap peraih medali perak dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Kimia ini.
Sementara itu, Deo berharap bisa menjalani perkuliahan dengan lancar dan mengikuti berbagai perlombaan hingga tingkat olimpiade untuk mengembangkan potensinya.
"Saya juga ingin bisa terus mengembangkan minat dan kemampuan saya dalam mengikuti perlombaan serta olimpiade nantinya," kata dia.
Editor: Puti Aini Yasmin