Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Satpol PP Jakarta Minta Tambah 5.000 Personel, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pengemis dan Manusia Gerobak Penuhi Trotoar Mampang, Satpol PP Amankan 8 Orang

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:50:00 WIB
Viral Pengemis dan Manusia Gerobak Penuhi Trotoar Mampang, Satpol PP Amankan 8 Orang
Pengemis dan manusia gerobak memenuhi trotoar di Mampang Prapatan, Jaksel. (Foto: Satpol PP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial memperlihatkan trotoar di kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dipenuhi pengemis dan manusia gerobak. Merespons hal itu, Satpol PP DKI Jakarta menertibkan delapan orang dan membawa mereka ke panti sosial di Jakarta Barat.

Dalam video yang beredar, terlihat pengemis dan manusia gerobak memanfaatkan trotoar untuk mengemis dan beristirahat. Mereka menggelar tikar maupun spanduk untuk alas duduk di sepanjang jalur pedestrian dari sekitar Halte Mampang Prapatan menuju Warung Buncit.

Pada malam hari, mereka tampak duduk berjajar sambil menunggu belas kasihan dari pengguna jalan yang melintas.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Satriadi, penertiban dilakukan pada Rabu (13/5/2026). Setelah diamankan, delapan orang tersebut dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 untuk penanganan lebih lanjut.

"Satpol PP membawa delapan orang PPKS kepada Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1, guna pelayanan dan penanganan lanjutan," kata Satriadi, Jumat (15/5/2026).

Delapan orang yang diamankan mayoritas merupakan lanjut usia (lansia). Mereka yakni Suwino (74) asal Tegal, Udin (63) asal Brebes, Waskam (73) asal Kuningan, Budi Cahyono (61) asal Kediri, Slamet Basuki (65) asal Jakarta, Umardani (56) asal Jakarta, Juni Marlis (45) asal Padang, serta Abdul Hadi (61) asal Jakarta.

Sebelumnya, aparat telah memberikan imbauan agar aktivitas para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)  tidak mengganggu fasilitas umum. Pasalnya, keberadaan mereka di trotoar dinilai menghambat pejalan kaki dan berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut