Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 
Advertisement . Scroll to see content

Vaksin Covid-19 yang Digunakan Indonesia Disebut Ampuh Lawan Mutasi B117

Jumat, 12 Maret 2021 - 16:41:00 WIB
Vaksin Covid-19 yang Digunakan Indonesia Disebut Ampuh Lawan Mutasi B117
Vaksin covid-19 yang digunakan oleh Indonesia dinilai ampuh melawan vasian B117. (Foto: Istimewa) 
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio menegaskan vaksin-vaksin Covid-19 yang beredar di dunia dan digunakan oleh Indonesia efektif untuk melawan mutasi B117 dari Inggris. Seperti diketahui Indonesia sampai saat ini menggunakan vaksin produksi Sinovac dan Astrazeneca.

Amin menjelaskan efektivitas vaksin covid-19 melawan varian B117 sudah dicoba oleh sejumlah perusahaan besar di dunia.

“Sudah dicoba oleh beberapa perusahaan besar, memang belum secara signifikan. Jadi vaksin-vaksin yang sekarang sudah beredar itu dianggap masih efektif untuk varian ini,” kata Amin dalam dialog Pemantauan Genomik Varian Baru SARS-Cov2 di Indonesia secara virtual, Jumat (12/3/2021).

Meski demikian, Amin menjelaskan virus dari mutasi B117 ini mengalami perubahan struktur. Sehingga tidak mengenali antibodi yang telah dibentuk oleh vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan ke dalam tubuh.

“Karena perubahan itu menyebabkan antibodi yang terbentuk setelah vaksinasi itu tidak lagi mengenali si virus. Karena bajunya sudah berubah, ada perubahan struktur sehingga antibodi tidak mengenali. Jadi khawatir lagi virus ini nanti tidak bisa di netralisasi oleh si antibodi setelah vaksinasi,” katanya.

Namun demikian, vaksin Covid-19 yang telah banyak digunakan oleh negara-negara di dunia masih efektif untuk mutasi B117 ini. Selain itu, dia juga mengatakan dari sekian banyak kasus mutasi covid-19 ini hanya 4 persen yang membuat virus itu lebih berbahaya. 

“Dari sekian banyak mutasi sebetulnya hanya 4 persen yang menyebabkan virus itu menjadi lebih berbahaya. Artinya menyebabkan perubahan yang signifikan,” katanya.

Amin menjelaskan mutasi juga bisa mengakibatkan kematian bagi virus tersebut.

“Sebagian besar mutasi yang dialami oleh virus itu akan menyebabkan bahkan kematian si virus itu sendiri, atau tambah lemah atau tidak terjadi apa-apa ya. Jadi yang yang menyebabkan peningkatan kesehatan dan sebagainya Itu hanya 4 persen dari mutasi-mutasi,” ucap Amin. 

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut