Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip
Advertisement . Scroll to see content

Usai AS, Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kerja ke London

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:22:00 WIB
Usai AS, Prabowo Lanjutkan Kunjungan Kerja ke London
Presiden Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja ke London, Inggris. (Foto: Sekretariat Negara)
Advertisement . Scroll to see content

lLONDON, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto, melanjutkan kunjungan kerjanya ke London, Inggris usai sebelumnya melakukan agenda penting di Washington DC, Amerika Serikat (AS). Diketahui, di AS Prabowo menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP).

Selain itu, Prabowo bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menandatangani perjanjian dagang timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade antara Indonesia dan Amerika Serikat di Washington DC pada hari yang sama.

Setelah menyelesaikan agenda di Amerika Serikat, Prabowo bertolak ke London. Pada Senin (23/2/2026), Kepala Negara menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited.

Kepala Negara secara khusus menyaksikan penandatanganan tersebut sebagai bentuk perhatian besar pemerintah terhadap prospek kemajuan teknologi dan transformasi ekonomi Indonesia berbasis inovasi.

“Ini merupakan kerja sama Indonesia agar Indonesia bisa menguasai teknologi semikonduktor, dan Arm ini adalah salah satu perusahaan yang menguasai pasar semikonduktor terutama untuk dari segi desain. Jadi ini yang paling hulu daripada industri semikonduktor itu sendiri,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dalam keterangannya.

Menurut Airlangga, Arm diketahui menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Melalui kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan percepatan penguasaan teknologi strategis yang selama ini menjadi fondasi berbagai inovasi digital modern.

“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15.000 engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip, sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” imbuh Airlangga.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut