Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Ingin MBG Aman, Dorong Sertifikasi Halal Juru Potong Ayam-Daging di SPPG
Advertisement . Scroll to see content

Uji Kelayakan Hadi Tjahjanto Diawali Pemeriksaan Dokumen

Rabu, 06 Desember 2017 - 12:52:00 WIB
Uji Kelayakan Hadi Tjahjanto Diawali Pemeriksaan Dokumen
Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi I DPR bakal melemparkan sejumlah pertanyaan kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI. Minimum Essensial Force (MEF) dan peningkatan kesejahteraan prajurit TNI menjadi dua hal yang bakal ditanyakan dalam fit and proper test.

Wakil Komisi I DPR, Tubagus (TB) Hasanuddin sebelum memulai fit and proper test menyampaikan, pimpinan akan lebih dulu memeriksa sejumlah administrasi persyaratan Hadi sebagai calon panglima TNI. Setelah pemeriksaan berkas selesai, Hadi dipersilakan untuk menjabarkan visi dan misinya.

"Pimpinan Komisi I akan melakukan pengecekan administrasi sekitar 10 menit, dimulai jam 10.00 WIB. Jadi jam 10.30 WIB kami akan mulai (fit and proper test)," ungkap Hasanuddin di Ruang Rapat Komisi I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, mekanisme fit and proper test kurang lebih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Dimulai dengan paparan visi dan misi calon Panglima TNI dan dilanjutkan sesi tanya jawab.

"Saya tidak bisa menebak (lamanya tes berlangsung) karena yang hadir 50 orang. Bisa jadi pertanyaan berbeda dengan caranya masing-masing. Tapi barangkali akan berkisar soal pembangunan MEF untuk alat utama sistem persenjataan (alusista), peningkatan kesejahteraan TNI, masalah disiplin, serta tugas yang akan dilakukan panglima baru," ucapnya.

Sambutan TB Hasanuddin kemudian ditanggapi anggota Komisi I lain, Effendi Simbolon. Dia menegaskan, visi dan misi yang akan dijabarkan Hadi seharusnya sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan demikian, kebijakan panglima TNI ke depan pasti mendapat dukungan dari pemerintah.

"Menurut saya, yang pasti visi misi calon Panglima TNI itu sesuai dengan visi misi Presiden. Tidak mungkin keluar dari konteks kebijakan pemerintah yang ada sekarang. Negara pasti mendukung TNI dalam menjalankan tupoksi (tugas, pokok dan fungsi)," ungkapnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut