Ubedilah Badrun Ungkap Momen yang Membuatnya Terpanggil Ikut Demo Mahasiswa
JAKARTA, iNews.id - Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun mengaku merasa terpanggil atas penderitaan rakyat sehingga dirinya mengikuti aksi demonstrasi. Dia diketahui turun ke jalan bersama mahasiswa pada Jumat (12/6/2026) lalu.
Dia merasa terpanggil ikut berdemo setelah melihat ada orang tua yang meminta-minta di jalan.
"Ketika saya melihat ada seorang tua yang meneteskan air mata dan meminta-minta di jalanan, dan itulah bagian dari rakyat Indonesia yang hari ini terus mengalami penderitaan," kata Ubedillah dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Suara Mahasiswa: Menguji Fakta, Menjaga Harapan' di iNews, Rabu (17/6/2026).
"Itulah yang kemudian membuat saya kemudian harus menerima undangan mahasiswa untuk turun ke jalan," ucapnya.
Saat disinggung bahwa fenomena warga meminta-minta di jalan bukan hanya terjadi pada era pemerintahan saat ini, Ubedilah menegaskan peristiwa tersebut merupakan simbol dari persoalan kemiskinan yang masih membelit masyarakat.
"Itu simbolik. Representasi dari 60 persen penduduk miskin di Indonesia versi World Bank atau ada sekitar 193 juta lebih penduduk miskin di Indonesia," ucap dia.
Dia pun menyoroti masih maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia ketika banyak masyarakat sedang menghadapi kesulitan ekonomi.
"Di tengah rakyat sedang miskin tapi korupsi merajalela. Itu yang membuat saya kemudian gelisah dan kita harus turun ke jalan," katanya.
Editor: Reza Fajri