Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mantan KSAL Laksamana Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia di Usia 81 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

TNI AL Temukan Bahaya Pelayaran di Selat Bangka Berupa Kerangka Kapal 

Rabu, 15 September 2021 - 17:40:00 WIB
TNI AL Temukan Bahaya Pelayaran di Selat Bangka Berupa Kerangka Kapal 
Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan. (Foto: Dok. TNI AL).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL) menemukan bahaya keselamatan navigasi dan pelayaranSelat Bangka. Temuan tersebut berupa kerangka kapal di kedalaman 7,5 meter.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan mengatakan, kerangka kapal yang ditemukan pada kedalaman 7,5 meter memiliki panjang 132 meter dan lebar 15 meter. Kerangka kapal tersebut ditemukan dalam kondisi telah ditumbuhi terumbu karang.

“Temuan ini berada di sekitar recommended track alur pelayaran Selat Bangka, sehingga berpotensi membahayakan perlintasan pelayaran pada alur tersebut,” ujar Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Agung Prasetiawan dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021).

Dia menuturkan, temuan tersebut berawal dari laporan United Kingdom Hydrographic Office (UKHO) tentang adanya dua kapal yang bergesekan dengan dasar laut (touching bottom / grounding) di Selat Bangka, yaitu MV Hyundai Anterp berbendera Marshall Island pada November 2020 dan MV Posidana berbendera Norwegia pada Februari 2021.

Menurutnya, berdasarkan laporan tersebut, atas pertimbangan untuk kepentingan keselamatan navigasi dan pelayaran, Pushidros TNI AL sebagai Lembaga Hidrografi Nasional telah menerbitkan Berita Pelaut Indonesia (BPI) No.18 pada 30 April dan mengambil langkah sigap dengan mengirimkan Tim Survei Tanggap Segera, dan KRI Pollux-935 untuk melaksanakan survei investigasi di Selat Bangka pada lokasi tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut