Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, bakal Diunggah Bonatua ke Medsos Malam Ini
Advertisement . Scroll to see content

TGB Minta KPU dan Bawaslu Optimal Tangani Indikasi Kecurangan Pemilu, Singgung Sekda Takalar

Rabu, 17 Januari 2024 - 19:12:00 WIB
TGB Minta KPU dan Bawaslu Optimal Tangani Indikasi Kecurangan Pemilu, Singgung Sekda Takalar
Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, TGB H.M Zainul Majdi usai rapat rutin TPN, di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, kawasan MNC Centre, Kebon Sirih. (Foto MPI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang (TGB) H.M Zainul Majdi meminta KPU dan Bawaslu bekerja optimal menangani adanya indikasi kecurangan Pemilu 2024. Hal itu untuk memastikan pemilu berlangsung secara adil.

"Kami betul-bet meminta kepada penyelenggara pemilu untuk melaksanakan tugasnya secara optimal," kata TGB usai rapat rutin TPN, di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, kawasan MNC Centre, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2024).

Dia lantas menyinggung pernyataan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar Muhammad Hasbi yang videonya tersebar. Dalam video itu, Hasbi menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melanjutkan program pengangkatan CPNS jika anaknya, Gibran Rakabuming Raka menang.

"Itu sampai Sekdanya menyampaikan hal yang sangat bertentangan dengan kode etik sebagai ASN," tegasnya.

"Ini sesuatu yang tidak boleh dibiarkan begitu saja. Kita tahu Sekda, kebetulan saya pernah menjadi Gubernur. Saya tahu betul yang namanya Sekda itu adalah pejabat tertinggi birokrasi di satu tingkatan pemerintahan," ungkapnya.

Meski Istana telah membantah, TGB menilai KPU dan Bawaslu harus turun tangan menangani persoalan ini. Bahkan menurutnya kasus ini boleh saja ditangani Bawaslu di tingkat nasional.

"Kalau memang berat (ditangani Bawaslu daerah) bisa ditarik oleh Bawaslu di atas (pusat)," tutupnya.

Dia menilai upaya tegas penyelenggara dan pengawas Pemilu dibutuhkan. Hal itu untuk memastikan bahwa pemilu dijalankan sesuai legitimasi yang benar.

"Jadi kami berharap betul kepada penyelenggara pemilu baik KPU, Bawaslu, seluruh organnya sampai tingkat daerah itu benar-benar memastikan imparsialitas pemilu adil, jujur sebagaimana mbak Yenni sampaikan," tutupnya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut