Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terjaring OTT, Bupati Muara Enim Diduga Terima Hadiah dari Proyek Pengadaan
Advertisement . Scroll to see content

Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Edison Diduga Terima Suap Proyek di Pemkab

Selasa, 09 Juni 2026 - 10:45:00 WIB
Terjaring OTT KPK, Bupati Muara Enim Edison Diduga Terima Suap Proyek di Pemkab
Bupati Muara Enim, Edison (kemeja biru lengan panjang) saat hendak diperiksa oleh penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Muara Enim, Edison dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada, Senin (8/6/2026). Edison diduga menerima suap dalam perkara rasuah yang tengah disidik KPK.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menuturkan, penerimaan yang dimaksud berkaitan dengan pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

"Dalam perkara ini, dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan pengadaan-pengadaan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim," kata Budi kepada wartawan, Selasa (9/6/2026). 

Budi menambahkan, penyidik juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka dalam perkara ini. Hanya saja, dia belum merinci siapa-siapa sosok yang ditetapkan tersangka.

"Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," tuturnya.

Adapun Edison sendiri telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (9/6) pukul 08.51 WIB. Saat tiba, Edison langsung menuju ke ruang pemeriksaan dan belum turun hingga saat ini.

Sekadar informasi, Tim Kedeputian Penindakan KPK menggelar OTT di Jakarta dan Sumsel sejak Minggu hingga Senin (7-8 Juni 2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim mengamankan sepuluh orang, salah satunya Bupati Muara Enim Edison.

Tak hanya itu, tim juga mengamankam uang ratusan juta rupiah dalam giat penindakan tersebut. Diduga, uang tersebut berkaitan dengan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut