Survei SPIN: Elektabilitas Prabowo Teratas, Ganjar Ditempel Anies
JAKARTA, iNews.id - Elektabilitas Prabowo Subianto menduduki peringkat teratas sebagai Capres di Pilpres 2024 mendatang. Hasil survei Lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN), elektabilitas Prabowo 33,2 persen.
"Elektabilitas Prabowo masih merajai kontestasi Capres 2024. Sebanyak 33,2% publik masih konsisten menjatuhkan pilihannya kepada Prabowo," kata Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara dalam rilis surveinya secara daring, Senin (8/5/2023).
Igor menyatakan bahwa elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) itu bahkan meninggalkan jauh Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang juga telah diusung sebagai Capres.
"Di posisi kedua di tempati Ganjar dengan perolehan 17 persen. Dan posisi ketiga di tempati Anies dengan 16,6 persen," ujarnya.
Gibran soal Diusulkan Jadi Cawapres Prabowo: Umur Saya Belum Cukup
Sementara, tokoh-tokoh lainnya masih menduduki elektabilitas di bawah 5 persen. Sedangkan, sebanyak 12,5 persen publik mengaku belum memiliki pilihan.
Lebih jauh, Igor menyampaikan bahwa ada tren kenaikan secara gradual atau bertahap terhadap Prabowo Subianto. Hal ini berbeda dengan tren elektabilitas dari Ganjar dan Anies yang sempat mengalami pasang surut.
Ini Alasan Jokowi Tolak Wacana Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Dia menyimpulkan dari temuan survei tersebut terlihat bahwa Prabowo Subianto sebagai tokoh yang berulang kali maju sebagai Capres ini masih mendapatkan tempat di hati masyarakat.
"Itu menunjukkan Prabowo itu masih ada di hati masyarakat. Dan publik atau masyarakat masih memberikan kesempatan kepada pak Prabowo untuk kembali berlaga di Pemilu 2024," tutur dia.
Survei SPIN ini dilakukan pada tanggal 27 April-4 Mei 2023 dengan menggunakan wawancara via sambungan telepon. Pengambilan sampel sendiri dilakukan dengan metode random digital dialing simple random sampling.
Adapun, jumlah responden yang dipilih dalam survei ini sebanyak 1.230 responden yang tersebar di 34 Provinsi Indonesia. Sementara, margin of error yang diterapkan sebesar ±2,8% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%.
Editor: Faieq Hidayat