Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ganjar Bocorkan Agenda Rakernas PDIP di Ancol, Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Survei SMRC: Soliditas Pendukung Ganjar Tertinggi Dibanding Bacapres Lain

Rabu, 23 Agustus 2023 - 14:40:00 WIB
Survei SMRC: Soliditas Pendukung Ganjar Tertinggi Dibanding Bacapres Lain
Survei SMRC mengungkap soliditas pendukung Ganjar Pranowo jadi yang tertinggi dibanding dua bacapres lain. (Foto Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Soliditas pendukung Bakal Calon Presiden (Bacapres) Partai Perindo, Ganjar Pranowo, unggul jauh dibanding Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. Hal itu terpotret dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

"Dukungan kepada Ganjar cenderung lebih solid dibanding Prabowo dan Anies. Dalam simulasi 3 nama, sekitar 69 persen dari pemilih Ganjar menyatakan kecil kemungkinan berubah pilihan (pemilih kuat), sedikit lebih tinggi dibanding pemilih Prabowo (67 persen) dan Anies (64 persen)," ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani, Rabu (23/8/2023).

Sementara dalam simulasi 2 nama, ada 72 persen dari pemilih Ganjar yang kecil kemungkinan berubah pilihan (pemilih kuat), lebih tinggi dibanding pemilih Prabowo (65 persen).

"Dari 2 calon presiden, proporsi pemilih kuat Ganjar 72 persen, lebih tinggi dibanding Prabowo 65 persen. Sedangkan dari total populasi, dalam simulasi 2 nama (Prabowo vs Ganjar) ada sekitar 58,6 persen pemilih kuat, 27,4 persen pemilih lemah, dan 13,9 persen undecided," katanya.

Prabowo Subianto disebut Deni mendapat 28,9 persen dukungan kuat dan 15,6 persen dukungan yang lemah. Sedangkan Ganjar Pranowo mendapat 29,7 persen dukungan kuat dan 11,8 persen dukungan yang lemah.

Ia menjelaskan pemilih kuat adalah pemilih yang kecil kemungkinan mengubah pilihan. Sedangkan pemilih lemah adalah pemilih yang besar kemungkinan mengubah pilihan atau memilih untuk tidak menjawab.

Meskipun demikian, dia menyebutkan arah dukungan kepada setiap bacapres belum stabil. Setiap calon, disebutkan Deni, masih punya peluang untuk menaikkan dukungan dengan merebut pemilih lemah dan undecided yang totalnya masih sangat besar (39,7 persen).

"Dari yang menyebut pilihan simulasi 2 nama, ada 32 persen yang masih sangat/cukup besar kemungkinan untuk mengubah pilihan tersebut. Sementara 66 persen kecil/sangat kecil kemungkinan untuk mengubah pilihan tersebut, dan 2 persen tidak menjawab," kata Deni Irvani.

Sebagaimana diketahui survei SMRC dilaksanakan secara tetap muka pada 31 Juli-11 Agustus 2023 kepada 4.260 responden di 34 provinsi menggunakan metode stratified multi stage random sampling dan over sample. Margin of error survei kurang lebih 1,65 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut