Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ade Armando Tuding PDIP yang Pertama Angkat Wacana Polri di Bawah Kementerian
Advertisement . Scroll to see content

Survei LSI Prediksi 3 Poros Pilpres 2024 Berpotensi Dimainkan 5 Pemain Utama

Rabu, 15 Juni 2022 - 04:02:00 WIB
Survei LSI Prediksi 3 Poros Pilpres 2024 Berpotensi Dimainkan 5 Pemain Utama
Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan. (Dok Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA membeberkan hasil temuan survei nasional yang memprediksi terbentuknya tiga poros kontestasi pemilihan presiden (pilpres) 2024. Ketiga poros tersebut memiliki peluang untuk dimainkan oleh lima pemain utama.

Dalam survei nasionalnya, Ardian menyimpulkan selain calon presiden dengan elektabilitas tertinggi yakni secara berurutan Prabowo Subianto, Ganjar dan Anies, maka Puan Maharani dan Airlangga dapat diprediksi menjadi pemain utama Capres atau Cawapres 2024. 

"Pilpres 2024 akan didominasi oleh lima tokoh ini. Mereka adalah gabungan antara pemegang tiket partai dan tingginya elektabilitas," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam keterangan resminya, Rabu (15/4/2022). 

Dia menjelaskan pada poros pertama diisi oleh rezim partai penguasa parlemen yaitu PDI-Perjuangan. Dalam porosnya, menurut Ardian, surveinya menemukan sosok Ketua DPR RI, Puan Maharani, akan menguat dicalonkan untuk maju pada kontestasi pilpres 2024. 

"Poros pertama yang diisi oleh PDIP ini akan kuat mencalonkan Ketua DPR RI, Puan Maharani sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Puan merupakan tokoh utama dari trah Soekarno yang memegang tiket dari PDIP," katanya.

Kemudian pada poros kedua, Ardian mengungkapkan kontestannya datang dari koalisi Indonesia bersatu (KIB) yang merupakan gabungan tiga partai parlemen yaitu Golkar, PAN dan PPP. Menurutnya, calon kuat yang akan diusung kemungkinan besar datang dari Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto. 

"Poros Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) diyakini bakal menjadi wadah bagi Airlangga Hartarto untuk maju di Pilpres 2024. Potensi poros ini memberikan tiket pada sosok Airlangga meski elektabilitasnya masih belum memasuki lima besar," kata Ardian. 

Terakhir, poros ketiga atau poros sisa dunia yang diisi oleh partai parlemen yang belum secara tegas menentukan posisinya seperti Gerindra, Nasdem, PKS, Demokrat dan PKB. Akan tetapi, Ardian menilai dalam poros ketiga ini akan menghadirkan sosok Prabowo Subianto karena menjadi calon dari salah satu partai terbesar selain PDIP dan Koalisi Indonesia Bersatu. 

"Prabowo kemungkinan besar kuat menjadi calon dari poros ketiga lantaran memiliki tiket dari partainya dan masih didukung elektabilitas yang tertinggi," ujar Ardian. 

Namun demikian, selain ketiga poros dengan potensi tiket dari partai di parlemen, tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi setelah Prabowo adalah dua orang kepala daerah. Keduanya yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

"Anies memiliki elektabilitas tertinggi di posisi ketiga namun belum didukung oleh partai manapun. Sedangkan Ganjar dengan peringkat kedua elektabilitasnya setelah Prabowo, ia belum didukung oleh elit partainya, PDIP, lantaran masih adanya keinginan partainya untuk mengusung calon presiden dari trah Soekarno," tutur Ardian. 

Di sisi lain, selain kelima nama tersebut, LSI Denny JA mengelompokkan kandidat lainnya dalam Divisi Dua. Mereka adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menparekraf Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kemudian Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala BIN Budi Gunawan, Menkeu Sri Mulyadi, Panglima TNI Andika Perkasa, dan Ketua DPD RI La Nyala Mattalitti. 

"Lima nama sebelumnya itulah yang diperkirakan akan menjadi susunan capres/cawapres tiga poros utama nanti di Pilpres 2024. Bila tiga poros pasangan memang diperlukan satu nama lagi, agar enam nama untuk mengisi posisi cawapres, maka berasal dari kandidasi capres/cawapres di Divisi Dua," kata Ardian.

Survei LSI Denny JA menggunakan metodologi survei multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200 orang. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada responden menggunakan kuesioner dari 24 Mei hingga 7 Juni 2022. Margin of error plus minus 2,9 persen.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut