Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alkes Pintar Berbasis Internet Banyak Dipakai di RS, Terbukti Efektif? 
Advertisement . Scroll to see content

Survei APJII: Pengguna Internet RI Capai 235 Juta Orang, Melonjak Dibanding Tahun Lalu

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:02:00 WIB
Survei APJII: Pengguna Internet RI Capai 235 Juta Orang, Melonjak Dibanding Tahun Lalu
Ilustrasi pengguna internet. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Survei yang digelar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 235 juta orang. Jumlah itu melonjak dibanding 2025.

“Berdasarkan hasil survei terakhir dari APJII, saat ini Indonesia memiliki sekitar 287 juta penduduk. Dan untuk tahun 2026 ini, penetrasi internet Indonesia meningkat dibandingkan tahun 2025,” kata Ketua Umum APJII Muhammad Arif, Selasa (19/5/2026).

Dia memaparkan, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2026 mencapai 81,72 persen atau setara dengan 235.261.078 dari total populasi Indonesia sebanyak 287.303.234 jiwa. 

Angka ini menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 80,66 persen, sekaligus memperlihatkan internet telah menjadi kebutuhan utama masyarakat Indonesia di berbagai sektor kehidupan.

Arif menyampaikan bahwa peningkatan penetrasi internet ini menunjukkan transformasi digital nasional terus bergerak secara progresif dan semakin inklusif.

"Internet saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, tetapi telah menjadi bagian dari aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik masyarakat Indonesia. Hasil survei ini menunjukkan bahwa transformasi digital nasional terus berkembang dan perlu didukung dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat," ujarnya. 

Secara wilayah, kata dia, Pulau Jawa masih berkontribusi terbesar terhadap pengguna internet nasional dengan tingkat penetrasi mencapai 85,95 persen dan kontribusi pengguna sebesar 58,24 persen.

Sementara itu, Kalimantan mencatat penetrasi sebesar 80,40 persen dan kontribusi pengguna sebesar 6,2 persen, Sumatra sebesar 78,24 persen dan kontribusi pengguna sebesar 20,74 persen.

Kemudian, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 78,14 persen dan kontribusi pengguna sebesar 5,26 persen, Sulawesi sebesar 72,58 persen dan kontribusi pengguna sebesar 6,62 persen, serta Maluku dan Papua sebesar 69,74 persen dan kontribusi pengguna sebesar 2,94 persen. 

Data ini, kata dia, menunjukkan pemerataan akses internet terus berkembang meski masih terdapat kesenjangan digital antarwilayah yang perlu menjadi perhatian bersama.

Dari sisi demografi, penetrasi internet pada laki-laki tercatat sebesar 83,95 persen dengan tingkat kontribusi sebesar 50,03 persen, sedangkan perempuan sebesar 79,79 persen dengan tingkat kontribusi sebesar 49,97 persen. Arif menuturkan, data ini menunjukkan bahwa kesenjangan gender dalam akses internet semakin kecil.

Sementara berdasarkan kelompok generasi, penetrasi internet tertinggi berada pada kelompok Gen Z sebesar 89,02 persen dan Milenial sebesar 90,34 persen, yang menunjukkan dominasi generasi muda dalam pemanfaatan teknologi digital. 

Dia berharap hasil survei ini dapat menjadi referensi strategis bagi pemerintah, pelaku industri internet, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pengembangan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Diketahui, survei Profil Internet Indonesia 2026 dilakukan bersama lembaga survei independen. Survei dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia untuk memperoleh gambaran kondisi internet nasional secara komprehensif. 

Survei dilaksanakan pada 1 Februari sampai 15 Maret 2026. Jumlah responden survei sebanyak 8.700 yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia. 

Penentuan sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Adapun survei dilakukan dengan wawancara tatap muka. Sedangkan margin of error survei tersebut berkisar 1,1 persen.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut