Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 44 Penerima Beasiswa LPDP Belum Kembali ke RI, 8 Orang Kena Sanksi 
Advertisement . Scroll to see content

Suami Alumni LPDP yang Pamer Anak Dapat Paspor Inggris bakal Kembalikan Dana Beasiswa Beserta Bunga

Senin, 23 Februari 2026 - 14:02:00 WIB
Suami Alumni LPDP yang Pamer Anak Dapat Paspor Inggris bakal Kembalikan Dana Beasiswa Beserta Bunga
Suami alumni beasiswa LPDP Dwi Sasetyaningtyas berinisial AP akan mengembalikkan dana beasiswa beserta bunganya. (Foto: screenshot IG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan suami dari alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas berinisial AP akan mengembalikan seluruh dana beasiswa. Diketahui, AP diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusi usai menyelesaikan perkuliahan menggunakan beasiswa LPDP.

Langkah tegas ini diambil setelah viral video Dwi yang memamerkan anak keduanya mendapatkan paspor Inggris. Bahkan, ia mengucapkan cukup dirinya saja yang berkewarganegaraan Indonesia dan jangan anaknya.

“Pada dasarnya begini, itu hal yang kami sesalkan, jadi kami akan menegakkan aturan yang ada di LPDP, sehingga yang bersangkutan menyelesaikan tanggung jawabnya ke LPDP,"  ucap Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (23/2/2026).

"Tadi sudah bicara dengan Dirut LPDP, tadi sudah bicara dengan suami terkait dan sepertinya dia sudah setuju untuk mengembalikan uang yang pakai LPDP. Bunganya dihitung? (Tanya ke Dirut LPDP), jadi termasuk bunganya, kalau uang saya taruh di bank ada bunga juga kan,” sambung dia.

Eks Ketua DK LPS ini mengingatkan bahwa dana beasiswa LPDP berasal dari hasil pajak rakyat dan sebagian dari pembiayaan negara yang dialokasikan khusus untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Oleh karena itu, tindakan merendahkan martabat negara oleh penerima beasiswa dianggap sebagai pelanggaran integritas yang serius.

“Saya harapkan ke depan, teman-teman yang dapat pinjaman LPDP, kalau nggak senang, ya nggak senang. Tapi jangan menghina-hina negara lah, jangan begitu. Itu uang dari pajak dan dari sebagian utang yang kita sisihkan untuk memastikan SDM kita tumbuh,” ucap dia.

Purbaya menekankan bahwa ekspresi ketidakpuasan pribadi tidak seharusnya berujung pada penghinaan terhadap negara yang telah membiayai pendidikan mereka.

“Tapi kalau dipakai untuk menghina negara, kita minta uangnya dengan bunganya kalau gitu. Nanti akan saya blacklist dia, di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk. Nanti akan kalian lihat blacklist-nya seperti apa, jadi jangan menghina negara Anda sendiri," ujar Purbaya.

Purbaya juga mencontohkan bahwa ia sekolah hingga ke luar negeri dengan biaya sendiri. Setelah selesai, ia pulang untuk mengabdi ke negara.

Dengan demikian, Purbaya menegaskan bahwa sanksi ini merupakan bentuk pembelajaran agar seluruh penerima beasiswa tetap memiliki rasa nasionalisme dan menghormati kontrak sosial dengan negara.

“Kalau nggak patriotis nggak apa-apa. Tapi jangan menghina negara deh, dan saya ingatkan kepada teman-teman yang lain dari LPDP dan saya pastikan yang ini akan diblacklist betulan dengan serius,” kata Purbaya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut