JAKARTA, iNews.id - Pesawat Sriwijaya Air jatuh di sekitar Pulau Laki, pada hari ini Sabtu (9/1/2021). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menuju lokasi titik pesawat saat hilang kotak.
"Basarnas sedang bergerak dengan semua unsur menuju area diperkirakan," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito saat dikonfirmasi iNews.id, Sabtu.
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Bagus Puruhito mengatakan belum mengetahui pasti penyebab pesawat tersebut jatuh. "Penyebabnya kami belum tahu ya," kata dia.
Sementara itu, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto mengatakan pesawat tersebut hilang sekitar satu jam setelah take off.
Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak Bawa 46 Penumpang Dewasa, 7 Anak-Anak dan 3 Bayi
Kemenhub, kata Novie, terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menginvestigasi peristiwa itu.
Berdasarkan data Flight Radar, pesawat tersebut hilang kontak tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta dan tak ada komunikasi saat berada di Perairan Kepulauan Seribu.
Pesawat Sriwijaya Air Jatuh, Ini Kata Maskapai
Editor: Faieq Hidayat