Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Kumpulkan Para Mantan Dubes di Rumahnya, Bahas Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah Mantan Dubes Temui JK, Bahas Situasi Timur Tengah hingga Board of Peace

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:46:00 WIB
Sejumlah Mantan Dubes Temui JK, Bahas Situasi Timur Tengah hingga Board of Peace
Sejumlah eks dubes menemui Wapres ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah mantan duta besar (dubes) yang tergabung dalam Indonesian Council on World Affairs (ICWA) menemui Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) di kediaman pribadinya, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026). Pertemuan itu membahas empat isu utama.

Ketua ICWA Al Busyra Basnur mengatakan para mantan dubes menyoroti perkembangan situasi di Timur Tengah pascaserangan AS dan Israel ke Iran. Selain itu, bergabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BoP) juga menjadi salah satu pembahasan.

"Yang pertama tentang perkembangan di Timur Tengah, yang kedua mengenai BoP, yang ketiga mengenai serangan Israel yang didukung oleh Amerika Serikat ke Iran," ucap Al Busyra, Kamis (12/3/2026) malam.

Poin keempat, yakni membahas peranan diplomasi Indonesia di wilayah Timur Tengah. Dia menyebut Indonesia memiliki potensi besar untuk berperan lebih aktif dalam mendorong perdamaian, termasuk kemungkinan menginisiasi konferensi tingkat tinggi (KTT). 

"Karena apa? Karena Indonesia mempunyai pengalaman yang luar biasa dalam isu-isu perdamaian termasuk Bapak Jusuf Kalla sendiri adalah tokoh yang luar biasa dalam mencapai perdamaian baik di luar negeri maupun juga di dalam negeri," ucap dia.

Sementara itu, Jusuf Kalla menyebut pertemuan itu sebagai ajang pertukaran pandangan antara para mantan dubes yang selama ini aktif mengamati kebijakan luar negeri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut