Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Panggil Airlangga hingga Purbaya ke Istana Siang Ini, Bahas Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Saiful Mujani Singgung Gulingkan Prabowo, Seskab Teddy: Presiden Fokus Urus Hal Besar

Selasa, 07 April 2026 - 12:23:00 WIB
Saiful Mujani Singgung Gulingkan Prabowo, Seskab Teddy: Presiden Fokus Urus Hal Besar
Seskab Teddy Indra Wijaya (foto: Riyan Rizki)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya merespons pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung upaya untuk menggulingkan Presiden Prabowo Subianto. Dia mengaku belum melihat secara keseluruhan apa yang disampaikan oleh Saiful Mujani.

“Saya masih banyak sekali kerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Itu kira-kira,” kata Teddy di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Kendati demikian, dia menegaskan Presiden Prabowo lebih fokus mengurus hal-hal yang lebih besar dan strategis.

“Apalagi Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar, lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis,” ujar dia.

Sebelumnya, dalam video yang viral, Saiful Mujani menyinggung terkait pemakzulan Presiden Prabowo Subianto.

"Saya alternatifnya bukan pada prosedur yang formal impachment seperti itu, itu tidak akan jalan. Yang jalan hanya ini, bisa nggak kita mengonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo, hanya itu," kata pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tersebut.

Ucapan tersebut menuai respons dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) periode 2024-2025 Hasan Nasbi. Hasan menilai pernyataan tersebut provokatif. Apalagi, ucapan itu diketahui disampaikan dalam momen halalbihalal.

"Memang ada kelompok masyarakat di bangsa kita, maupun di negara lain yang itu mengaku pejuang demokrasi, tapi mereka mengukur demokrasi dengan itu isi perutnya sendiri, mengukur demokrasi itu dengan perasaan dan keinginannya sendiri," kata Hasan dalam video yang diunggahnya di Instagram, dikutip Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, jika orang tersebut keinginannya terpenuhi atau terlibat dalam kebijakan pemerintah, maka dia akan menganggap pemerintah demokratis. Sebaliknya jika tidak, maka dia akan menyebut tidak demokratis.

"Ada orang-orang macam begini itu ada, dan orang-orang macam begitu biasanya selalu tergoda untuk menyampaikan kata-kata yang melampaui batas, kata-kata yang melampaui batas itu adalah 'ayo kita jatuhkan pemerintah, ayo kita gulingkan pemerintah', atau yang agak konstitusional dikit, 'ayo kita impeach pemerintah'," ujar Hasan.

Hasan menyebut, orang-orang tersebut tidak beruntung di kontestasi pemilu sebelumnya.

"Mungkin hasrat untuk berkuasa tanpa pemilu ini yang meronta-ronta dalam jiwa mereka, mereka ingin menempuh sebuah jalan untuk berkuasa tanpa melalui proses demokrasi, mereka itu ngakunya pejuang demokrasi, tapi nggak pernah mau paham apa esensi demokrasi," kata Hasan.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut