Rismon Temui Jokowi usai Ajukan Restorative Justice, Projo: Seharusnya Tak Berhenti pada Proses RJ
JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Pro Jokowi, Freddy Damanik merespons pertemuan Rismon Sianipar dengan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Diketahui, Rismon mengajukan restorative justice terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dan meminta maaf.
Menurut Freddy, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait hasil pertemuan antara Rismon dengan Jokowi di kediamannya di Solo pada Kamis (12/3/2026). Namun, ia yakin Projo akan segera mendapat arahan terkait hasil pertemuan tersebut.
“Ya, jujur sampai sekarang kita belum dapat informasi ya, saya juga sudah menanyakan ke sana tapi belum ada tapi kami yakin pasti nggak lama lagi juga kita akan mendapat arahan,” ungkap Freddy dalam program Interupsi iNews TV, dikutip Kamis (12/3/2026).
Selain itu, ia juga sangat menghargai sikap Rismon yang mau bertemu dengan Jokowi untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung dan mendapatkan restorative justice. Mengingat itu adalah hak hukum yang bisa didapatkan oleh Rismon.
Minta Maaf ke Jokowi, Rismon Sianipar Siap Dihina dan Dicap Pengkhianat
“Respek lah dia mengajukan itu hak hukum dia,” ucap dia.
Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah Palsu, Akui Salah Analisis
Meski begitu, ia tetap memberikan beberapa catatan dan menyoroti beberapa hal terkait restorative justice yang digadang-gadang bakal diberikan kepada Rismon. Freddy menuturkan bahwa rekam jejak Rismon selama bergabung dengan kubu Roy Suryo CS dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi sudah membuat nama baik serta harkat dan martabat Presiden ke-7 Indonesia itu menjadi jatuh.
Sehingga, ia berpendapat bahwa proses hukum terhadap Rismon harus tetap dilakukan walaupun mendapat restorative Justice.
“Tentu kami selaku pendukung Jokowi berpendapat memang sebagian besar bahkan hampir seluruhnya seharusnya memang ini tidak berhenti pada proses RJ,” sambungnya.
Sebab menurutnya, restorative justice tidak bisa mengembalikan nama baik, harkat, martabat dan kehormatan Jokowi seperti semula.
“Apakah dengan RJ permohonan maaf yang diajukan Bang Rismon ini keadaan bisa kembali ke seperti semula? Apakah kehormatan Pak Jokowi, apakah tuduhan fitnah Pak Jokowi itu yang sudah menyebar luas itu dengan permintaan maaf ini bisa kembali begitu saja?” pungkas dia.
Editor: Puti Aini Yasmin