Rieke Diah Pitaloka Desak PBI BPJS Segera Direaktivasi: Ini Soal Nyawa!
JAKARTA, iNews.id — Anggota Komisi XIII DPR Rieke Diah Pitaloka melontarkan kritik keras kepada pemerintah terkait penonaktifan ratusan ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Menurut Rieke, kebijakan tersebut bukan sekadar soal administrasi atau angka anggaran, melainkan menyangkut keselamatan nyawa rakyat.
Pernyataan tegas itu disampaikan Rieke dalam Rapat Konsultasi Pimpinan DPR RI bersama Pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (9/2/2026). Dia mendesak agar PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan segera direaktivasi tanpa penundaan.
"Saya sepakat reaktivasi peserta yang dinonaktifkan segera. Ini mohon izin pimpinan, ini persoalan nyawa," tegas Rieke.
Istana Respons Kisruh BPJS Kesehatan PBI Nonaktif: Tak Harus Tunggu Perpres
Rieke menilai, alasan keterbatasan anggaran tidak seharusnya dijadikan dalih. Dia memaparkan perhitungan beban biaya yang menurutnya masih sangat memungkinkan untuk ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), khususnya bagi peserta dengan penyakit kronis.
"Ada 120.472 orang dikali Rp42.000 dikali tiga bulan, totalnya hanya sekitar Rp15,179 miliar. APBN itu bukan uang saya, bukan uang kita, itu uang rakyat," ujar Rieke.
Mensos Beberkan Beda Data Peserta BPJS PBI Nonaktif Pengidap Sakit Kronis dengan Kemenkes
Menurutnya, dana tersebut sejatinya sudah dialokasikan dan tinggal direalisasikan. Dia pun meyakini pemerintah memiliki ruang fiskal yang cukup untuk memastikan layanan kesehatan masyarakat miskin tetap berjalan.