Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Awal Ramadan di Tengah Reruntuhan Gaza Tarawih Perdana hingga Pasar Malam
Advertisement . Scroll to see content

RI Masuk 7 Negara Pertama Kirim Pasukan Stabilisasi Gaza, Jadi Wakil Komandan

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:33:00 WIB
RI Masuk 7 Negara Pertama Kirim Pasukan Stabilisasi Gaza, Jadi Wakil Komandan
Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis (19/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Indonesia resmi menjadi salah satu dari tujuh negara anggota Board of Peace (BoP) yang akan mengirimkan pasukan perdamaian atau Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) di Gaza, Palestina. Selain itu, Indonesia juga akan menjabat sebagai wakil komandan ISF.

Hal ini disampaikan Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) di Washington DC, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, Jeffers menyampaikan bahwa lima negara pertama telah berkomitmen mengerahkan pasukan militer guna menjaga implementasi gencatan senjata dan stabilitas jangka panjang di Gaza.

“Saya dengan sangat senang mengumumkan, hari ini bahwa lima negara pertama telah berkomitmen mengirimkan pasukan untuk bertugas dalam International Stabilization Force: Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania. Mesir dan Yordania berkomitmen mengirimkan polisi terlatih,” kata Jeffers.

Jeffers menambahkan, bahwa Indonesia menerima posisi strategis sebagai Wakil Komandan ISF.

"Indonesia telah diterima sebagai Wakil Komandan dari ISF," tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyampaikan apresiasinya terhadap negara yang tergabung dalam anggota Board of Peace karena mau menyumbang uang dan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. Dia pun menyinggung peran Indonesia.

“Negara-negara yang hadir di sini, sebagai penutup, tidak hanya menyumbang uang, beberapa juga menjanjikan personel untuk membantu menjaga gencatan senjata dan memastikan perdamaian yang sangat langgeng," ucap Trump.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut