Rektor Unpad Soroti Dosen yang Belum Hasilkan Publikasi Ilmiah, Ini Katanya
JAKARTA, iNews.id - Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Rina Indiastuti mengingatkan para dosen yang belum menghasilkan publikasi ilmiah untuk segera melakukannya. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja akademik individu para dosen.
Menurut Rina, telah banyak capaian dan prestasi yang ditorehkan sivitas akademika dan tenaga kependidikan dalam mencapai visi Unpad. Beberapa di antaranya dengan meningkatnya produktivitas riset dan publikasi sehingga berpengaruh pada penambahan jumlah guru besar.
Bahkan, per 30 Juni, jumlah publikasi Unpad secara kohort meningkat menjadi 810 dibandingkan tanggal yang sama di 2022, yaitu sebesar 615. Jumlah guru besar aktif Unpad pun saat ini berjumlah 224 orang.
“Kualitas pendidikan juga makin menguat. Akreditasi internasional bertambah terus, dan yang paling membanggakan, di QS WUR by Subject bidang ilmu yang diakui reputasi internasional makin banyak,” ucap Rina dikutip dari laman resmi Unpad, Selasa (4/7/2023).
Pendaftaran Mandiri Unpad 2023 Diperpanjang hingga 27 Juni, Ini Cara Daftarnya!
Lebih lanjut, ia menyoroti para dosen yang belum melakukan publikasi ilmiah. Kata Rina, secara makro, banyak fakultas yang mulai menggiatkan publikasi Scopus dalam tiga tahun terakhir dan menghasilkan kenaikan signifikan.
Dosen Unpad Sebut Stunting Ternyata Telah Ditulis dalam Naskah Sunda Kuno, Seperti Apa Isinya?
Namun, secara mikro, kenaikan publikasi ini belum mendorong partisipasi penuh dosen untuk melakukan publikasi. Tercatat ada 700 dosen yang konsisten melakukan publikasi terindeks Scopus dalam tiga tahun terakhir. Di sisi lain, masih ada dosen yang belum menghasilkan publikasi ilmiah.
Guna mendorong peningkatan publikasi ilmiah dosen, Unpad menyiapkan sejumlah kebijakan. Mulai dari pengaturan formulasi Beban Kerja Dosen Unpad (BKDU) 100 persen untuk setiap jabatan fungsional, hingga mengatur kepastian remunerasi untuk mendorong produktivitas akademik dosen.
“Peran Profesor di fakultas masing-masing mohon membantu meningkatkan indikator publikasi, baik dari total fakultas maupun dosen, karena potensinya besar,” kata dia.
Editor: Puti Aini Yasmin