Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengacara JK Ungkap 2 Dugaan Pidana terkait Laporan Ade Armando Cs: Fitnah dan Penghasutan
Advertisement . Scroll to see content

Razman Nasution ke JK: Saya Mohon Pak, Maafkanlah Ade Armando Cs

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:55:00 WIB
Razman Nasution ke JK: Saya Mohon Pak, Maafkanlah Ade Armando Cs
Direktur Eksekutif Icon Watch, Razman Nasution. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Eksekutif Icon Watch, Razman Nasution berharap Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) memaafkan Ade Armando, Grace Natalie, dan Permadi Arya alias Abu Janda yang dilaporkan oleh 40 ormas. Hal ini disampaikan Razman dalam program Rakyat Bersuara bertajuk '40 Ormas Lapor Polisi, Ade Armando Cs Terancam Pidana?' yang disiarkan di iNews, Selasa (12/5/2026).

Awalnya, Razman menyinggung rekam jejak JK yang berperan mendamaikan berbagai konflik besar di Aceh, Ambon, hingga Poso.

"Jadi kalau Pak JK bisa mendamaikan, ribut-ribut di Aceh puluhan tahun dengan Perjanjian Helsinki, kalau Pak JK bisa mendamaikan kerusuhan Ambon dan Poso, apa sih susahnya bagi Pak JK (memaafkan)," ucap Razman.

"Malam hari ini, saya mohon Pak JK, Bapak maafkanlah Ade Armando, Grace Natalie, bahkan Abu Janda," imbuhnya.

Dia menekankan sikap memaafkan memiliki kedudukan mulia dalam ajaran Islam. Dalam kesempatan itu, Razman mengutip QS An-Nur ayat 22.

"Karena memaafkan dalam Islam jauh lebih mulia daripada pemberian bantuan atau zakat, infak, sedekah sekali pun. Saya bacakan Surah An-Nur ayat 22," tutur dia.

Diketahui, Aliansi Ormas Islam yang diklaim terdiri atas 40 organisasi melaporkan pegiat Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan dilayangkan terkait beredarnya potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) di UGM beberapa waktu lalu.

Mereka menuding para terlapor telah mem-framing atau mempengaruhi publik terkait ceramah JK. 

Menanggapi pelaporan itu, Ade Armando menegaskan dirinya tak bersalah. Dia mengklaim tak bermaksud mengadu domba atau memprovokasi pihak mana pun.

"Saya yakin juga laporan terhadap saya juga tidak akan dicabut nih, akan terus. Tapi saya merasa bahwa saya enggak bersalah kok. Saya tidak pernah mengadu domba, memprovokasi, menghasut siapa pun, bahkan untuk membenci JK nggak pernah. Jadi saya tetap yakin dengan sikap saya," ujar Ade.

Sementara itu, Grace Natalie meyakini komentarnya terkait potongan video ceramah JK tidak melanggar hukum. 

"Saya memang meng-upload materi saya di media sosial saya selaku pribadi sebagai warga masyarakat, dan saya yakin, saya optimistis di sana tidak ada pelanggaran hukum. Jadi, tidak ada sangkut pautnya dengan PSI dan normal-normal saja kok pernyataannya gitu," ujar Grace.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut