Rayakan Dies Natalis ke-59 UNJ, Puluhan Guru Besar Terbitkan Buku Pemikiran
JAKARTA, iNews.id - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar dies natalis ke-59 pada Selasa (16/5/2023). Dalam perayaan itu, sebanyak 59 guru besar UNJ juga menerbitkan sebuah buku pemikiran.
Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-59 UNJ, Dedi Purwana mengatakan acara dies natalis ini menjadi momentum UNJ menuju universitas berkelas dunia dan bertransformasi menjadi PTN-BH. Para guru besar UNJ pun meluncurkan buku.
"Guru besar UNJ meluncurkan buku untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi kemajuan bangsa di berbagai bidang," ucap Dedi dalam keterangan tertulis dikutip iNews.id, Selasa (16/5/2023).
Dalam kesempatan itu, hadir juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas untuk memberi orasi ilmiah pada puncak acara Dies Natalis ke-59 UNJ.
UNJ Gelar Kuliah Umum dan Bedah Buku untuk Jadi Aktivis, Ini Syaratnya

Menurut Abdullah, dari 5 prioritas kerja presiden dan wakil presiden RI periode 2019—2024 dua di antaranya ada di kementerian yang dibawahi dirinya, yakni Pembangunan SDM dan penyederhanaan birokrasi. Dari arahan tersebut kemudian diterjemahkan menjadi 7, yakni sebagai berikut:
1. Pemangkasan proses bisnis layanan kepegawaian berdampak pada jutaan ASN
5 Guru Besar akan Dikukuhkan Jelang Dies Natalis UNS ke-47
2. Penerapan reformasi birokrasi tematik pada 4 klaster prioritas
3. Transformasi profesionalisme ASN berbasis Digital dan penataan tenaga Non-ASN
4. Akselerasi Pembentukan Mal pelayanan publik dan secara digital di seluruh Indonesia
5. Penguatan sistem pemerintahan berbasis elektronik
6. Percepatan penyusunan kebijakan kelembagaan, tata Kelola dan ASN menuju IKN Nusantara & DOB Papua
7. Transformasi sistem Pendidikan ASN mendukung percepatan reformasi birokrasi tematik
Penyederhanaan jabatan dilakukan agar birokrasi bisa bergerak lincah. Kata Abdullah, sebelumnya terdapat 3.414 klasifikasi kini menjadi 3 klasifikasi, ASN yang dulu hanya bisa pindah satu rumpun kini ASN bisa pindah lintas rumpun sehingga birokrasi jauh lebih lincah.
Dampak nyata penerapan MPP digital di antaranya masyarakat hanya cukup sekali input data, masyarakat hanya butuh 1 akun untuk berbagai e-services data NIK/KTP-Digital. Tak cuma itu, layanan bisa diakses di mana pun, kapan pun, melalui berbagai perangkat elektronik.
Sementara itu, hadir juga Rektor UNJ Prof. Komarudin, ketua dan sekretaris senat, para wakil rektor, para dekan dan direktur pascasarjana dan para pejabat lainnya di lingkungan UNJ, serta Sekjen Kemendikbudristek Suharti.
Dalam sambutannya, Komarudin menyampaikan Dies Natalis ke-59 UNJ mengusung tema “Menuju Universitas Kelas Dunia”. Tema ini dipilih sebagai salah satu komitmen UNJ untuk terus mengembangkan dan memantapkan diri menuju Perguruan Tinggi Negeri Berkelas Dunia.
Berangkat dari tema tersebut, UNJ akan menggelar berbagai kegiatan, seperti Soft Launching Dies Natalis ke-59 yang dirangkaikan dengan Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Yatim-Piatu/Dhuafa; Halalbihalal; Sidang Terbuka UNJ pada Prosesi Puncak Perayaan Dies Natalis ke-59; Internasional Seminar; Pesta Olahraga Antar Perguruan Tinggi se Indonesia; UNJ Riset Expo; LPPM Award; Lomba Desain Maskot UNJ; Jalan Sehat; Pesta Rakyat, dan lainnya.
Komarudin juga bercerita menjadi "Universitas Kelas Dunia” atau “World Class University” ini adalah visi besar UNJ ke depan. Sesuai dengan time frame (milestone) yang telah ditetapkan, upaya mewujudkan visi tersebut telah didukung oleh berbagai pencapaian dan prestasi, di antaranya:
1. Meraih Akreditasi Unggul pada tahun 2021.
2. Peringkat ke-39 Nasional dari 3.381 Perguruan Tinggi di Indonesia versi Webometrics 2023.
3. Peringkat ke-32 Nasional dari 3.381 Perguruan Tinggi di Indonesia versi Scimago Ranking University 2023.
4. Peringkat ke-6 PTN Terbaik di Indonesia berdasarkan Subyek Pendidikan versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2022.
5. Peringkat ke 3 secara nasional PTN peraih Intelectual Property Rights (IPR) atau Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tahun 2020 dan konsisten hingga saat ini.
6. Ditunjuk sebagai LPTK Pembina bersama 6 PTN lainnya (UPI, Unair, UM, UNY, Unnes, dan Unhas) Penyelenggara Pelatihan Pekerti dan AA untuk meningkatkan kompetensi dosen.
7. Selama 5 periode (2019 – 2023) UNJ mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP).
8. Dan berbagai pencapaian dan prestasi lainnya.
Jauh sebelumnya, UNJ merupakan pionir perguruan tinggi yang meletakkan peta jalan koridor pembangunan pendidikan nasional melalui prasasti kota mahasiswa yang diletakkan oleh Presiden Soekarno yang menginspirasi pemeringkatan kota mahasiswa di dunia. Semua hal itu pun menjadi zeitgeist untuk membangun UNJ menuju Universitas Kelas Dunia.
Editor: Puti Aini Yasmin