Raih Penghargaan, Kejagung Berkomitmen Amankan Kegiatan Pembangunan Strategis
JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima penghargaan dari stakeholder, PT Angkasa Pura I. Penghargaan itu dinilai menjadi bukti konsistensi Kejagung dalam mengawal kegiatan pengamanan pembangunan strategis di Tanah Air.
Penghargaan tersebut juga menjadi pemicu semangat jajaran bidang intelijen di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan etos kerja dan komitmen pelayanan prima. Terutama, dalam kegiatan pengamanan pembangunan proyek strategis di lingkungan pemerintah maupun BUMN/BUMD sesuai dengan arah kebijakan pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Sunarta dalam acara Sosialisasi Bersama Kejaksaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Rangka Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, di Jakarta, Kamis (19/11/2020).
Bareskrim Periksa 8 Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung Hari Ini
Kejagung sepanjang Januari-Oktober 2020 melaksanakan 278 kegiatan pengamanan anggaran proyek mencapai Rp268.380.372.019.220. Dia menuturkan, ruang lingkup bidang pengamanan pembangunan untuk mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan proyek yang bersifat strategis nasional maupun daerah.
"Pola kerja pengamanan pembangunan strategis ini kongkretnya ketika stakeholder yang melaksanakan pembangunan strategis memiliki ancaman, tantangan, hambatan, ataupun gangguan dalam bekerja, kami akan menyelesaikannya dengan tuntas berkenaan dengan aspek hukumnya," ujar Sunarta.
Pengamanan pembangunan strategis, kata dia merupakan bagian dari peran intelijen penegakan hukum deteksi dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan dan penanggulangan terhadap setiap hakikat ancaman yang mungkin timbul.
"Dan mengancam kepentingan dan keamanan nasional di bidang pembangunan strategis sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu dan tepat sasaran," ucapnya.
Menurutnya, kegiatan pengamanan pembangunan strategis, Bidang Intelijen Kejagung juga memetakan potensi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap aset kementerian yang perlu untuk dipulihkan dengan berkolaborasi bersama dengan Jaksa Pengacara Negara (JPN).
Dia meminta kepada jajaran Kementerian PUPR tidak perlu khawatir melaksanakan kegiatan pembangunan dan pengelolaan anggaran demi menyukseskan visi misi Presiden dalam melanjutkan pembangunan guna mencapai tujuan berbangsa sebagaimana telah digariskan dalam pembukaan UUD 1945.
"Kami mengajak rekan-rekan di Kementerian PUPR untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama secara aktif sejak dini jajaran Bidang Intelijen baik dengan Direktorat D pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen maupun dengan Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia sehingga kita dapat bersama-sama bersinergi dalam menyukseskan pembangunan strategis di Indonesia," katanya.
Editor: Kurnia Illahi