Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Respons Proyek Gentengisasi Gagasan Prabowo: 1.000 Persen Setuju!
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Ungkap Kebutuhan Anggaran Proyek Gentengisasi Tak Sampai Rp1 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 - 16:48:00 WIB
Purbaya Ungkap Kebutuhan Anggaran Proyek Gentengisasi Tak Sampai Rp1 Triliun
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan terkait besaran anggaran program "Gentengisasi" atau penggantian atap seng ke genteng tanah liat yang digagas pemerintah. Dia menegaskan, kebutuhan dana untuk program tersebut relatif kecil dan masih berada dalam batas yang terkendali.

Purbaya menuturkan, estimasi besar yang beredar di masyarakat selama ini merupakan hasil perhitungan kasar yang mengasumsikan seluruh rumah di Indonesia akan diganti atapnya. Padahal, sasaran program ini sangat spesifik dan hanya mencakup sebagian rumah yang masih menggunakan seng.

“Gentengisasi enggak sampai Rp1 triliun (anggarannya), kan kita juga ada cadangan,” ucap Purbaya saat dijumpai di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dia menjelaskan, dalam implementasinya, pemerintah akan melakukan kurasi terhadap rumah-rumah yang benar-benar memerlukan penggantian. Hal inilah yang membuat realisasi anggaran diprediksi jauh lebih kecil dibandingkan perkiraan publik.

“Yang diganti paling berapa puluh persen diganti yang pakai seng. Jadi harusnya angkanya lebih kecil,” tuturnya.

Terkait sumber pendanaan, Purbaya menyebut pemerintah memiliki fleksibilitas fiskal. Dia tidak menampik adanya kemungkinan pemanfaatan cadangan negara atau pengalihan dari pos lain yang memungkinkan.

“Ada kemungkinan dari situ (anggaran Makan Bergizi Gratis yang dipotong), ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah nggak banyak-banyak banget kalau nggak salah anggarannya,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut