Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Umumkan 5 Pejabat Baru, Sekretaris Utama hingga Deputi
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya bakal Temui Kepala BGN Pekan Ini, Bahas Pemangkasan Anggaran MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:56:00 WIB
Purbaya bakal Temui Kepala BGN Pekan Ini, Bahas Pemangkasan Anggaran MBG
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan temui Kepala BGN bahas pemangkasan anggaran MBG. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap anggaran Program Makan Bergizi (MBG) berpotensi mengalami penurunan. Pihaknya pun akan menemui pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membahas strategi ke depan.

“Saya mau ketemu Ketua MBG minggu-minggu ini, mau lihat seperti apa akhirnya strateginya dia untuk tahun ini. Tapi yang jelas kemungkinan ada penurunan,” ujar Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan, Senin (20/7/2026).

Meski mengakui ada potensi penurunan anggaran, Purbaya belum dapat memastikan nominal pemangkasan. Dia memilih menunggu hasil pembahasan bersama BGN sebelum menyampaikan angka final kepada publik.

Sebelumnya, Purbaya juga meminta seluruh pihak menunggu pengumuman resmi dari BGN terkait rencana efisiensi anggaran Program Makan Bergizi tahun ini.

Di tengah pembahasan tersebut, muncul spekulasi anggaran MBG yang semula dialokasikan sebesar Rp335 triliun telah disesuaikan menjadi Rp268 triliun. Bahkan, beredar informasi terdapat potensi pemotongan tambahan hingga sekitar Rp40 triliun. Menanggapi hal itu, Purbaya menegaskan usulan efisiensi berasal dari internal BGN.

“Mungkin (sekitar Rp 40 triliun). Tanya dia saja (BGN), dia lebih ngerti daripada saya. Nanti akan signifikan lah pemotongannya, tetapi bukan saya yang usul ya, Kepala BGN sendiri,” ucap Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).

Selain membahas penyesuaian anggaran, Kementerian Keuangan juga memperkuat pengawasan penggunaan dana Program Makan Bergizi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan anggaran di daerah berjalan sesuai ketentuan.

Purbaya mengatakan pegawai Kementerian Keuangan di daerah akan diterjunkan untuk memantau pertanggungjawaban keuangan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) secara berkala. Pengawasan tersebut diharapkan membuat penggunaan anggaran lebih terkontrol.

“Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG-SPPG itu secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya,” tegas Purbaya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut