Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026
JAKARTA, iNews.id - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Rosan Roeslani, memastikan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) akan groundbreaking pada 6 Februari 2026.
Rosan menjelaskan pelaksanaan proyek hilirisasi batu bara menjadi produk DME sejalan dengan sejumlah proyek transisi energi lain. Namun, ia belum merinci proyek sektor energi yang dimaksud.
"Enam hilirisasi akan melakukan groundbreaking pada tanggal 6, rencananya 6 Februari," ujarnya saat usai rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini juga bilang bahwa investor asal China ikut mendanai sejumlah proyek hilirisasi sektor transisi energi. Seturut itu, Danantara yang mensupervisi BUMN energi ini pun ikut aktif dalam pendanaan.
5 Proyek Hilirisasi Danantara Groundbreaking Bulan Depan
Sebelumnya Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan, Perseroan siap untuk menjadi offtaker dari proyek dari proyek hilirisasi di sektor batu bara ini. Lewat proyek DME batu bara ini, bisa menggantikan penggunaan LPG.
Prabowo Bertemu Rosan di Hambalang, Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun
Hal tersebut seperti yang tertuang dalam penandatanganan kerja sama strategis antara PT Pertamina dengan Holding Pertambangan MIND ID. Melalui kerjasama itu, Pertamina juga punya peran sebagai agregator infrastruktur distribusi.
"Ini adalah langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG dan memastikan energi yang lebih terjangkau tersedia bagi rakyat, sejalan dengan target swasembada energi pemerintah," ujar Simon melalui keterangan resmi, Sabtu (10/1/2026).
Editor: Puti Aini Yasmin