Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap Perang Panjang, Iran Tutup Pintu Negosiasi dengan AS
Advertisement . Scroll to see content

Proses Evakuasi WNI di Iran Mencekam, Ngeri 10 Rudal Melintas di Atas KBRI Teheran

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:44:00 WIB
Proses Evakuasi WNI di Iran Mencekam, Ngeri 10 Rudal Melintas di Atas KBRI Teheran
Zulfan Lindan, WNI yang dipulangkan dari Iran dalam gelombang pertama oleh Kementerian Luar Negeri, menceritakan situasi mencekam saat proses evakuasi dari Teheran. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran berlangsung mencekam di tengah meningkatnya konflik di kawasan tersebut. Sebanyak 22 WNI akhirnya tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (10/3/2026) sore setelah dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri.

Pemulangan dilakukan karena situasi perang antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat semakin memanas. Para WNI dievakuasi melalui jalur darat dari Teheran menuju Turki dengan melewati Azerbaijan, sebelum akhirnya diterbangkan ke Indonesia.

Salah satu WNI yang ikut dipulangkan, Zulfan Lindan, menceritakan proses evakuasi dimulai sejak Selasa, 3 Maret 2026. Saat itu pemerintah membuka formulir bagi WNI yang ingin kembali ke Indonesia.

“Dua hari kami mengisi form hari Selasa, hari Kamis kami ke Kota Tehran, menginap di hotel. Hari Jumat pagi subuh kami berangkat,” kata Zulfan dalam konferensi pers di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (10/3/2026).

Dia mengatakan situasi paling menegangkan terjadi saat para WNI berada di kawasan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran. Saat itu, beberapa rudal melintas di atas wilayah kedutaan.

“Situasinya mencekam. Ketika kami berada di Kabari Teheran, itu 10 bom di atas Kabari itu lewat. Dan satu kilo sampai dua kilo itu bom itu luar biasa sehingga kaca-kaca di kedutaan itu bergetar,” ujar dia.

Menurut Zulfan, perjalanan menuju Turki juga tidak mudah. Waktu tempuh dari Teheran menuju perbatasan Iran dan Azerbaijan mencapai sekitar sembilan jam.

Selain perjalanan panjang, rombongan WNI juga harus menunggu cukup lama saat proses pemeriksaan di imigrasi Iran.

“Nah, subuh kami baru berangkat, sekitar 9 jam sampai ke perbatasan Iran, yang lama itu 5 jam kami tunggu di imigrasi Iran,” kata dia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus memantau situasi keamanan di Iran dan kawasan sekitarnya. Upaya perlindungan terhadap WNI menjadi prioritas, termasuk menyiapkan langkah evakuasi lanjutan jika kondisi keamanan semakin memburuk.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut