Profil Mayjen TNI Deddy Suryadi Jabat Pangdam Jaya, Karier Mentereng Eks Ajudan Jokowi
JAKARTA, iNews.id - Profil Mayjen TNI Deddy Suryadi, jenderal bintang dua yang pernah menjadi ajudan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kini ditunjuk sebagai Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya). Mantan Danjen Kopassus tersebut menggantikan posisi Mayjen TNI Rafael Granada Baay yang dipromosikan menjabat Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (Sekum BIN).
Pergantian di pucuk pimpinan TNI AD ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditetapkan pada 27 Mei 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Total ada 117 pati dari tiga matra TNI yang dimutasi dan rotasi.
Mayjen TNI Deddy Suryadi merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1996 yang lahir pada 14 September 1973. Dia merupakan mantan ajudan Jokowi pada tahun 2017-2019.
Perjalanan karier mentereng Mayjen Deddy di militer diawali sebagai Danyon 22 Grup 2/Sandi Yudha di Kopassus. Selanjutnya Deddy dipercaya sebagai Dadenma Kopassus. Dia pernah menjabat Wadanjen Kopassus selama setahun pada 2021-2022.
Breaking News! Panglima TNI Mutasi 117 Pati, Ada Wakasau hingga Pangdam Jaya
Kariernya semakin lengkap dengan pernah menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama (2021). Kemudian Wadanjen kopassus (2021-2022), Kasdam IV Diponegoro (2022—2023) hingga Danjen Kopassus (2023-2024), Pangdam IV/Diponegoro (2024-2025) dan kini Pangdam Jaya (2025-).
Daftar Lengkap Mutasi Polri, 8 Memasuki Masa Pensiun
Mengutip keterangan dari laman resmi TNI AD, Deddy merupakan lulusan Akmil 1996 pertama yang sukses menembus perwira tinggi (pati) atau menjadi jenderal. Hal ini didapatkan saat dia menjabat sebagai Wadanjen Kopassus tahun 2021.
Kesuksesannya kembali terulang saat bintang emas di pundaknya bertambah satu atau menjadi jenderal TNI bintang dua saat ditunjuk menjadi Danjen Kopassus tahun 2023.
TNI Tepis Isu Miring Pembatalan Mutasi Letjen Kunto: Cocokologi Saja
Mayjen TNI Deddy Suryadi memiliki sejumlah brevet selama sepak terjangnya di militer. Seperti Brevet Komando, Brevet Free Fall, Brevet Para Utama, Brevet Pathfinder dan lain sebagainya.
Sementara untuk satyalancana yang dimiliki di antaranya Satyalancana Kesetiaan, Satytalancana Raksaka Dharma, Satyalancana Dharma Nusa, Satyalancana Wira Nusa, Satyalancana Wira Dharma, Satyalancana Wira Siaga, Satyalancana Ksatria Yudha, Satyalancana Dwidya Sistha, hingga Satyalancana Kebaktian Sosial.
Jokowi Mengaku Tak Ikut Campur Mutasi Letjen Kunto: Itu Urusan Internal TNI
Editor: Donald Karouw