Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : SBY Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo: Keberhasilannya Baik bagi Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Sebut RI Setara Negara Miskin, Ma'ruf: Pernyataan Tak Mendidik

Kamis, 27 Desember 2018 - 15:41:00 WIB
Prabowo Sebut RI Setara Negara Miskin, Ma'ruf: Pernyataan Tak Mendidik
Cawapres Ma'ruf Amin saat mengomentari pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait Indonesia setara negara miskin di Benua Afrika di kediamannya, Jalan Situbondo nomor 12, Jakarta, Kamis (27/12/2018). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin ikut mengomentari pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut perekonomian Indonesia saat ini sama dengan negara-negara miskin di Benua Afrika. Menurut dia, pernyataan Prabowo itu menunjukkan kepemimpinan yang pesimistis.

"Pernyataan seperti itu tak mendidik. Pernyataan itu tak memberikan optimisme, bahkan memberikan rasa takut ada kekhawatiran-kekhawatiran, seharusnya pemimpin itu memberikan optimisme," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo nomor 12, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Berbeda dengan Prabowo, Ma'ruf meyakini masa depan Indonesia akan lebih cerah. Mengingat, pada periode awal pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi telah meletakkan landasan Nawacita.

"Bila diberikan kesempatan, Insya Allah akan ada lompatan-lompatan yang lebih besar lagi. Saya menyebutnya sebagai periode maksimize utility. Artinya memaksimalkan manfaat yang sekarang sudah diletakan pada Nawacita pertama, jadi optimisme itu besar sekali," ujarnya.

Jika merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) belum lama ini, disebutkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2018 sebesar 5,17 persen atau naik 0,11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017.

"Saya kira itu tidak benar ya. Secara pemerataan, juga sudah banyak pemerataan melalui infrastruktur, melalui berbagai fasilitas, dan perubahan pengurangan jumlah kemiskinan sangat signifikan," kata Ma'ruf.

Jangan Menakuti Rakyat

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menyebutkan, jika kondisi ekonomi dalam masa pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla (JK) sudah terjadi perubahan yang signifikan. Dia menilai, tidak tepat menyamakan kondisi perekenomian Indonesia saat ini dengan negara-negara miskin di Benua Afrika.

"Karena itu nanti di periode kedua, kalau beliau (Jokowi) terpilih, itu akan ada lompatan-lompatan, karena landasannya sudah terbangun. Begitu juga mengenai tenaga kerja, makin banyak peluang jumlah pekerjaan yang terbuka, jadi makin hari makin besar. Jadi saya kira tidak benar, itu semua datanya kan ada," ujar Ma'ruf.

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin

Terkait pernyataan-pernyataan Prabowo yang kerap membentuk stigma ketakutan di masyarakat terhadap pemerintah, Ma'ruf menghimbau agar lebih baik dibangun optimisme di masyarakat. Apalagi, dia menambahkan, banyak keberhasilan yang dilakukan pemerintahan saat ini.

"Jadi justru optimisme itu yang harus kita bangun kepada masyarakat. Kita boleh saja mau mencari dukungan, tapi dengan cara-cara yang bermartabat, jangan menakutkan, jangan kemudian tidak berdasar pada fakta-fakta yang terjadi," katanya.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini setingkat dengan beberapa negara miskin di Benua Afrika. Prabowo menyatakan hal tersebut saat menghadiri suatu acara di Kota Solo, Jawa Tengah belum lama ini.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menyamakan Indonesia seperti dengan negara Rwanda, Haiti dan pulau-pulau kecil seperti Kiribati. Dalam kesempatan itu mantan Danjen Kopassus TNI menyampaikan dirinya sedih melihat keadaan Indonesia saat ini.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut