Prabowo Puji Teknik Jokowi Tekan Inflasi: Harus Kita Akui Pengalaman Beliau
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memuji Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di sidang kabinet paripurna setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Senin (20/10/2025). Dia mengakui Jokowi memiliki teknik dalam mengendalikan inflasi.
Mulanya, Prabowo menyampaikan banyak capaian-capaian positif ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Hal itu diperparah dengan konflik bersenjata di sejumlah belahan dunia.
"Hitungan terakhir, tadi malam ada 110 perang saat ini, 110 konflik bersenjata di seluruh dunia," kata Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
Di tengah kondisi geopolitik dan geo-ekonomi yang tak menentu, kata dia, mata rantai komunitas-komunitas strategis terpengaruh oleh situasi ini. Prabowo justru bersyukur Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap tinggi dibandingkan seluruh dunia.
Prabowo bakal Bangun 7.000 Sekolah Terintegrasi di Setiap Kecamatan
"Kita berada di 5 persen, di antara negara G20, kita salah satu yang tertinggi dalam kondisi sekarang. Kita mampu menjaga inflasi di sekitar 2 persen, salah satu terendah di G20. Ini juga berkat hasil kerja keras kita semua," ujarnya.
Prabowo mengungkapkan Indonesia memiliki teknik-teknik memantau dan mengendalikan inflasi. Dia menyebut teknik itu tidak banyak diajarkan di fakultas-fakultas ekonomi di dunia.
Prabowo Ungkap Pengangguran Terbuka Turun ke 4,67 Persen, Terendah Sejak 1998
Prabowo: Kita Masih Kurang Pandai Kelola Air, Kadang-kadang Jadi Banjir
"Ini saya harus katakan salah satu teknik mengendalikan inflasi yang dirintis oleh pendahulu saya, Presiden Joko Widodo. Harus kita akui mungkin pengalaman beliau sebagai wali kota, sehingga mereka beliau dengan teliti bisa menemukan bagaimana memantau dan mengendalikan inflasi," tuturnya.
"Ini jangan dianggap remeh, banyak negara yang hebat pertumbuhannya, inflasinya sangat luar biasa. Industrinya bagus, inflasinya sangat tinggi. Argentina saya kira yang begitu optimistis 1-2 tahun yang lalu, kondisinya sekarang juga tidak bagus dan banyak negara yang inflasi masih sulit untuk dikendalikan," kata dia melanjutkan.
Prabowo Ibaratkan Kabinet Tim Sepak Bola: Ada yang Saya Gunakan sebagai Striker
Editor: Rizky Agustian