Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rupiah Melemah, Purbaya Tegaskan Kondisi RI Tak Seperti Krisis 1998
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Panggil Purbaya hingga Gubernur BI ke Istana, Bahas Rupiah yang Terus Melemah?

Senin, 18 Mei 2026 - 16:31:00 WIB
Prabowo Panggil Purbaya hingga Gubernur BI ke Istana, Bahas Rupiah yang Terus Melemah?
Gubernur BI Perry Warjiyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026). (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih hingga Gubernur Bank Indonesia (BI) ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5/2026) sore. Bahas nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar?

Pantauan iNews.id, sejumlah menteri yang tiba secara berurutan yakni Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto; Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto; CEO Danantara Rosan Perkara Roeslani; dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Kemudian, tak lama setelah itu tampak Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Gubernur BI Perry Warjiyo yang memasuki kompleks Istana Kepresidenan.

"Wah, belum tahu, saya diundang saja nih. Nanti saja habis meeting baru kita ngomong ya," kata Purbaya ketika ditanya awak media.

Sementara itu, awak media juga mencoba mengonfirmasi kepada Perry Warjiyo perihal apa yang dibahas dalam pertemuan itu. Namun, dia enggan merespons dan hanya melambaikan tangan kepada awak media.

Senada, Airlangga pun enggan berkomentar terkait kedatangannya ke Istana kali ini. 

"Agendanya nanti kita lihat, yang disiapkan ada di dalam sini (sambil menunjukkan materi yang dibawa)," tutur dia.

Diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin(18/5/2026), turun 71 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp17.667,5 per dolar AS.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut