Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wamenlu Ungkap Alasan Prabowo Telat Terima Surat Kepercayaan Dubes: Jadwal Sangat Padat
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Minta Maaf Telat Terima Surat Kepercayaan Dubes Negara Sahabat

Selasa, 09 Juni 2026 - 08:33:00 WIB
Prabowo Minta Maaf Telat Terima Surat Kepercayaan Dubes Negara Sahabat
Presiden Prabowo Subianto meminta maaf atas keterlambatan penerimaan surat kepercayaannya dari Dubes negara sahabat. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta maaf usai terlambat menerima Surat Kepercayaan atau Letter of Credentials dari sejumlah Duta Besar (Dubes) negara sahabat. Diketahui, Prabowo baru menerima Dubes di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta 
mengatakan Prabowo telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada para Dubes. Dia menegaskan keterlambatan itu semata-mata disebabkan oleh agenda yang padat.

"Presiden sudah juga menyampaikan, pertama beliau meminta maaf atas keterlambatan ini kepada seluruh para dubes. Dan murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau," kata Anis kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (9/6/2026).

Anis menegaskan tidak pernah ada niat dari Prabowo maupun pemerintah untuk menunda secara sengaja proses penerimaan Surat Kepercayaan para Dubes negara sahabat yang bertugas di Indonesia.

"Murni lebih banyak karena faktor jadwal yang sangat padat dari beliau. Tidak ada niat sama sekali untuk menunda-nunda pemberian kredensial ini. Sama sekali enggak, murni karena masalah jadwal yang sangat padat saja sejak dari pelantikan dan situasi fokus beliau kepada penanganan situasi global yang benar-benar membutuhkan konsentrasi penuh ya," tutur Anis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut