Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Beri Bintang Jasa ke Kepala BGN, Wakapolri hingga Irwasum Polri
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: MBG Capai 60,2 Juta Penerima, Setara Beri Makan 10 Kali Penduduk Singapura Tiap Hari

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:32:00 WIB
Prabowo: MBG Capai 60,2 Juta Penerima, Setara Beri Makan 10 Kali Penduduk Singapura Tiap Hari
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyasar 60,2 juta penerima manfaat. Jumlah itu setara memberi makan 10 kali penduduk Singapura setiap hari.

"Hari ini kita sudah mencapai, laporan Kepala BGN, 60,2 juta penerima manfaat, di antaranya peran dari Polri," kata Prabowo dalam peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

Dia mengatakan sudah ada 23.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang didirikan. 

"Kita telah memberi makan tiap hari, 60 juta lebih. Kita sudah berhasil memliki 23.000 SPPG di 38 provinsi seluruh Indonesia," ujarnya.

Prabowo mengungkapkan penyediaan 60 juta lebih porsi MBG setiap harinya itu setara dengan berkali-kali kebutuhan di negara lain. Program MBG di Indonesia disalurkan kepada pelajar, ibu hamil, hingga lansia.

"Jumlah ini kira-kira memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan, setiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura setiap hari, atau 2 kali Malaysia setiap hari," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga menyentil orang-orang yang menghina program MBG sejak awal pelaksanaan. Dia berkelakar dan meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari untuk mengecek orang-orang yang menghina MBG.

"Bagi mereka yang kita baru mulai satu bulan saja, dua bulan saja, kita sudah dihina. Sudah diramalkan, 'Pasti gagal!' Pak Qodari tolong dikumpulkan video klip meramalkan kita pasti gagal, yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan terhadap bangsa Indonesia'," ujar Prabowo.

"Kita ini mau menyelamatkan anak-anak kita. Dibilang menghina. Ini harus ada rekam digital, direkam semua, insya Allah kita mencapai 80 sekian juta, biar kalau malam saya lihat-lihat, 'Apa iya ya saya menghina bangsa Indonesia?'," imbuhnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut