Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PM Australia Albanese Tiba di Jakarta, bakal Teken Traktat Keamanan bareng Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Kumpulkan Elite Gerindra dan Koalisi di Kertanegara

Kamis, 02 Agustus 2018 - 19:30:00 WIB
Prabowo Kumpulkan Elite Gerindra dan Koalisi di Kertanegara
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumpulkan elite partainya serta sekjen partai koalisi di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (2/8/2018). Prabowo memberikan arahan sekaligus menerima laporan perkembangan terkini terkait koalisi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Pertama untuk menyamakan informasi dari hal-hal lainnya. Jadi belum ada sesuatu yang signifikan," kata Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Fadli Zon saat dijumpai di Kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Kamis, (2/8/2018).

Pertemuan tersebut mengundang juga sejumlah elite dan sekjen partai politik yang akan berkoalisi di Pilpres 2019. Menurut Fadli, para sekjen yang intens melakukan pertemuan dan komunikasi politik tidak membahas figur calon wakil presiden (cawapres). Mereka hanya menyiapkan konsep dan merumuskan teknis menghadapi pilpres.

"Tadi (Saat pertemuan di Kediaman Prabowo) sudah ketemu dengan pak Hinca segala macam, pak Syarief Hasan, ada dari PKS, juga dari PAN," katanya.

Wakil Ketua DPR itu mengatakan, pembahasan mengenai cawapres dilakukan di tingkat ketua umum. Dari sejumlah nama yang diusulkan mulai mengerucut ke tiga nama, yakni Ustaz Abdul Somad (UAS), Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri, dan Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dua nama yang disebutkan di awal merupakan hasil rekomendasi dari ijtima (kesepakatan) Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, beberapa waktu lalu. Sementara, nama yang terakhir menjadi bagian pertimbangan Gerindra karena hubungan koalisi dengan Partai Demokrat.

Fadli juga membantah pernyataan Ketua DPD Gerindra Provinsi DKI Jakarta M Taufik yang mengatakan Prabowo akan mengumumkan cawapres pada tanggal 6 Agustus mendatang.

"Belum, belum. Harus kesepakatan bersama. Yang milih langsung partai koalisi sama-sama nanti," katanya.

Editor: Azhar Azis

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut