Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Kaji Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR, Ini Reaksi Golkar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:07:00 WIB
Prabowo Kaji Potong Gaji Menteri hingga Anggota DPR, Ini Reaksi Golkar
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta (foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengkaji langkah penghematan imbas perang di Timur Tengah. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah memangkas gaji menteri dan anggota DPR.

Dia menyatakan, kadernya yang berada di eksekutif dan legislatif siap dipotong gaji bila hal itu diperlukan.

"Jika negara membutuhkan kami siap dipotong gaji," ujar Sarmuji saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Baginya, langkah potongan gaji bukanlah sekadar penghematan belaka, melainkan kepekaan terhadap kondisi yang ada.

"Ini bukan sekedar soal penghematan tetapi bentuk kesediaan kita untuk peka terhadap kondisi," kata Sarmuji.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengkaji langkah-langkah penghematan imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Menurut Prabowo, sejumlah negara telah melakukan kebijakan penghematan.

Salah satunya adalah negara Pakistan yang memotong gaji menteri hingga anggota DPR.

"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” kata Prabowo dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Selain kebijakan tersebut, Pemerintah Pakistan memangkas jatah BBM bagi seluruh kementerian dan mewajibkan agar 60 persen kendaraan dinas tidak digunakan setiap hari. Pakistan juga menghentikan sementara berbagai belanja negara seperti pembelian pendingin ruangan (AC), kendaraan hingga mebel di lembaga pemerintahan.

“Mereka menghentikan semua belanja AC, belanja kendaraan, belanja mebel, dari semua lembaga pemerintahan untuk waktu yang tidak ditentukan,” katanya.

Langkah penghematan lainnya meliputi pengurangan kunjungan kerja, pembatasan penggunaan anggaran negara untuk kegiatan seremonial, serta penerapan pembelajaran daring di perguruan tinggi.

Meski demikian, Prabowo menegaskan berbagai kebijakan tersebut baru sebatas contoh yang bisa dikaji atau dipelajari oleh pemerintah Indonesia sebelum memutuskan langkah yang akan diterapkan di dalam negeri.

“Saya kira kita harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan, saya percaya 2-3 tahun kita akan sangat kuat tapi kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa defisit kita tidak tambah. Bahkan cita-cita saya kalau bisa kita tidak punya defisit,” ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut