Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelakar Prabowo ke Anggota Hipmi: Jangan Macam-Macam, Aku Sudah Tahu Kelakuanmu Semua
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Juga Disalahkan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:25:00 WIB
Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Juga Disalahkan
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menjawab kritik karena dianggap terlalu sering kunjungan kerja ke luar negeri. Dia menganggap siapa pun presidennya, kritik akan selalu ada.

Dia mencontohkan, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) juga pernah dikritik karena jarang kunjungan ke luar negeri. Sementara kini, dirinya dikritik karena dianggap terlalu sering bepergian ke luar negeri.

“Jadi, ada presiden kayak Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan ya kan, ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri’. Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh. Sebenarnya enggak ada masalah gitu, bener enggak?” kata Prabowo saat menghadiri acara Munas HIPMI XVIII di Bandarlampung, Lampung, Rabu (10/6/2026).

Prabowo pun menegaskan saat ini dinamika politik sudah berubah, tidak ada yang tahu kawan atau pun lawan.

“Situasi mungkin berubah, sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa,” ucap dia.

Namun, kata Prabowo, Indonesia beruntung mendapatkan warisan dari para pendiri bangsa yang menegaskan politik luar negeri Indonesia bebas aktif atau non-aligned.

“Kita beruntung, saya beruntung. Presiden Indonesia menerima warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita, bahwa politik luar negeri Indonesia adalah politik non-aligned, politik non-blok kita bersahabat sama semua negara, kita bersahabat sama semua kekuatan, kita tidak mau terlibat dengan pakta-pakta militer siapa pun,” ujarnya.

“Karena itu, begitu saya menerima mandat sebagai presiden, saya langsung, saya langsung gariskan politik luar negeri kita meneruskan politik non-aligned, politik non-blok, politik bebas aktif. 1000 kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Ini adalah garis yang saya tempuh,” tambah Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan dirinya berhubungan baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. 

“Sekarang saya baik, sama Presiden Putin baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan, di situ saya disalahkan. Tapi enggak ada masalah,” ucap dia.

“Saudara-saudara noise selalu ada, yang penting kita yakin garis kita di mana. Selama saya yakin saya kerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia selamanya saya tidak ragu-ragu,” imbuhnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut