Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran Lapor ke Prabowo, Stok Pangan Aman hingga 10 Bulan ke Depan
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Jamin Indonesia Tetap Negara Demokrasi: Saya Dipilih 90 Juta Rakyat dalam Pemilu

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:34:00 WIB
Prabowo Jamin Indonesia Tetap Negara Demokrasi: Saya Dipilih 90 Juta Rakyat dalam Pemilu
Presiden Prabowo Subianto (foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap demokrasi. Sebagai presiden yang terpilih melalui proses pemilihan umum (Pemilu), Prabowo menyatakan dirinya akan menjaga agar Indonesia tetap menjadi negara demokrasi.

"Izinkan saya menyatakan dengan jelas: Indonesia adalah negara demokrasi, dan akan tetap menjadi demokrasi. Saya dipilih oleh lebih dari 90 juta rakyat Indonesia dalam pemilu yang bebas dan adil," ujar Prabowo dalam pernyataannya, dikutip dari The Economist, Kamis (11/6/2026).

Menurut Prabowo, demokrasi tetap merupakan sistem yang terbaik meski tidak sempurna.

"Saya percaya pada demokrasi. Saya memahami bahwa legitimasi demokratis diperoleh melalui kesabaran, kepercayaan rakyat, dan penghormatan terhadap kehendak rakyat," katanya.

Dia pun terbuka terhadap kritik. Sebab dalam demokrasi, kritik bukan hanya sehat, tetapi juga penting.

"Saya menyambut kritik. Saya selalu membiasakan diri untuk menelaah dengan seksama setiap kritik yang ditujukan kepada pemerintah yang saya pimpin dan menimbangnya berdasarkan fakta, serta realitas yang dihadapi rakyat biasa," kata Prabowo.

Namun, Prabowo menambahkan, penerapan demokrasi perlu disesuaikan dengan budaya di Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia membutuhkan stabilitas agar bisa bergerak maju. Dalam budaya Indonesia, kerja sama lebih diutamakan daripada fragmentasi politik, kerendahan hati lebih dihargai daripada permusuhan politik. 

"Kami percaya demokrasi harus menghasilkan stabilitas, dan kemajuan, bukan kelumpuhan," ucapnya. 

Prabowo menuturkan, selama bertahun-tahun ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5 persen. Namun, menurutnya itu belum cukup, Indonesia harus mengejar pertumbuhan ekonomi 8 persen per tahun agar dapat menjadi negara maju. 

"Kita tidak akan sampai ke sana dengan terus melakukan hal yang sama seperti sebelumnya. Dalam kondisi Indonesia, puas dengan status quo berarti stagnasi. Dan itu bukan jalan yang kami pilih," katanya.

Saat ini Indonesia sedang menjalankan transformasi di berbagai bidang. Karena itu, pemerintah menjalankan berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hilirisasi industri, hingga membentuk Danantara.

"Sebagai pemerintah, kami akan menjawab kritik bukan dengan retorika, melainkan dengan hasil nyata yang dapat diukur oleh siapa pun, di mana pun," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut