Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota DPR Minta Sekolah Rakyat Dipasangi CCTV, Cegah Pergaulan Bebas Para Siswa
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Ingin Siswa Lulusan Sekolah Rakyat Lanjut Kuliah, Lepas dari Kemiskinan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:05:00 WIB
Prabowo Ingin Siswa Lulusan Sekolah Rakyat Lanjut Kuliah, Lepas dari Kemiskinan
Wamensos Agus Jabo Priyono bersama siswa Sekolah Rakyat yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Rakyat Kota Semarang (dok. Kemensos)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menitipkan pesan kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat agar tidak boleh kalah dari anak-anak negara lain. Prabowo ingin siswa Sekolah Rakyat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Pesan itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono kepada 262 siswa Sekolah Rakyat yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Rakyat Kota Semarang.

"Pak Presiden ingin kalian, satu, punya kepercayaan diri yang kuat. Anak-anak Indonesia tidak boleh kalah dengan anak-anak negara lain. Kedua, kalian harus jadi anak yang pintar," ujar Agus Jabo dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Siswa Sekolah Rakyat diharapkan menjadi pribadi yang berkarakter dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Sementara disiplin juga perlu dipupuk agar siswa memiliki kemampuan untuk mengelola diri sendiri dalam menghadapi berbagai kondisi.

Agus menyampaikan, Presiden Prabowo ingin siswa Sekolah Rakyat menjadi pribadi yang terampil. Karenanya, Kementerian Sosial akan mendukung siswa yang telah lulus dari jenjang Sekolah Menengah Atas untuk meningkatkan nilai diri, baik melalui jalur akademis maupun nonakademis.

Pendidikan tinggi serta keterampilan itu akan membuka kesempatan yang lebih luas untuk membebaskan diri belenggu kemiskinan.

"Pak Presiden ingin nanti setelah kalian lulus SMA, nanti yang mau kuliah akan kita antarkan untuk bisa kuliah. Yang mau bekerja akan kita antarkan untuk bisa bekerja baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.

Sementara itu, Abi Alfian (16) adalah salah satu siswa merasa bahagia dapat melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Semarang. Ayahnya adalah seorang buruh di pabrik kopi dan ibunya seorang ibu rumah tangga.

Dia bersyukur dapat menikmati pendidikan tanpa memberatkan kedua orang tuanya.

"Terima kasih, Pak Presiden. Berkat Bapak, saya bisa bersekolah di sini," ucapnya.

MPLS Sekolah Rakyat Kota Semarang sudah dimulai sejak 13 Juli 2026. Sebanyak 262  siswa mengikuti MPLS.

Dari jumlah tersebut, 87 siswa akan menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Dasar, 88 siswa mengikuti Sekolah Menengah Pertama dan 87 siswa mengikuti jenjang Sekolah Menengah Atas.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut