Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolri Ungkap Rapim Polri 2026 Tindak Lanjuti Arahan Prabowo, Ada 18 Catatan
Advertisement . Scroll to see content

Polri Jelaskan Alasan Personel Kepolisian Tak Boleh Buta Warna Parsial

Jumat, 03 Juni 2022 - 16:05:00 WIB
Polri Jelaskan Alasan Personel Kepolisian Tak Boleh Buta Warna Parsial
Ilustrasi Personel Polisi. (Foto: NTMC Polri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews. id - Polri menjelaskan alasan mengapa personel kepolisian tidak boleh mengalami buta warna parsial dalam menjalankan tugasnya sebagai aparat. Sebab mereka harus bisa berada di semua bidang.

Menurut Kabag Penum Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko usai menjadi anggota kepolisian, personel harus siap ditempatkan di mana pun untuk menjalankan tugasnya. 

"Polisi bisa ditempatkan di satker mana pun, reserse, brimob, lalu lintas, dokkes dan lainnya," ucap Gatot kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Gatot mencontohkan, jika personel polisi ditempatkan ke reserse, maka ia wajib bisa membedakan berbagai macam warna dari barang bukti yang disita terkait pengungkapan kasus yang ditangani. 

"Sehingga pada saat sebagai penyidik atau saksi di persidangan bisa membedakan warna tersebut terutama warna merah, hijau dan coklat," kata Gatot. 

Tak hanya itu, Gatot menekankan apabila personel kepolisian mengalami buta warna, maka akan mengalami kesulitan jika ditempatkan menjadi personel Brimob maupun Sabhara saat diterjunkan ke hutan. 

"Polisi yang ditempatkan di pasukan Brimob dan Shabara untuk kondisi di hutan atau lapangan dengan warna yang banyak atau warna-warni akan menjadi kebingungan untuk membedakan warna terutama cokelat dan hijau," tutur Gatot.

Sebagai informasi, seorang pemuda bernama Fahri Fadilah Nur Rizki (21) viral di sosial media usai mengaku dirinya lulus tes calon Bintara Polri 2021 tapi tidak berangkat pendidikan. Dalam videonya Fahri mengatakan menduduki peringkat ke-35 dari 1.200 calon siswa yang akan berangkat pendidikan.

Namun, ketika mendekati waktu keberangkatan, siswa tersebut dikagetkan karena nomor peringkatnya diganti nama orang lain. Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Fahri Fadilah sudah mengikuti tes sebagai Bintara Polri sebanyak tiga kali dari tahun 2019, 2020 dan 2021 silam.

Namun, calon siswa bernomor 031125/P0431 tak pernah lulus karena memiliki masalah kesehatan, yaitu buta warna parsial.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut