Polisi Ungkap Hanania Travel Bermasalah Sejak 2023, Pakai Skema Gali Lubang Tutup Lubang
JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkapkan travel Hanania Group ternyata sudah mengalami banyak permasalahan sejak 2023. Hal itu terungkap usai Hanania dilaporkan sejumlah jemaah atas dugaan penipuan dan penggelapan dana travel umrah pada Mei 2026.
"Kami menemukan ada fakta berdasarkan hasil penyidikan atau berita acara pemeriksaan dari tersangka, permasalahan ini sebenarnya sudah mulai muncul dari tahun 2023," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi III DPR, Kamis (18/6/2026).
Saat itu, kata dia, pengelola PT Hanania Group sudah mulai mengalami permasalahan pembayaran baik itu tiket, hotel, hingga mutawif atau pemandu ibadah umrah selama berada di Tanah Suci.
"Sehingga mulailah menggunakan skema gali lubang tutup lubang. Untuk memberangkatkan grup yang hari ini, yang bersangkutan mengambil dari atau menggunakan dari uang dari kelompok grup yang akan berangkat berikutnya," ujarnya.
Iman menyampaikan hasil penyidikan sementara mencatat 1.479 jemaah tidak diberangkatkan. Dari jumlah tersebut, 1.021 jemaah mengajukan pengembalian dana alias refund.