Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Keluarga Harap-Harap Cemas Tunggu Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ungkap 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Masih Utuh, Identifikasi Dikebut

Selasa, 28 April 2026 - 15:34:00 WIB
Polisi Ungkap 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Masih Utuh, Identifikasi Dikebut
Posko postmortem korban kecelakaan kereta Stasiun Bekasi Timur di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Ari Sandita Murti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan kondisi 10 jenazah kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam, dalam kondisi utuh. Proses identifikasi ditargetkan secepatnya.

"Kita secepatnya identifikasi karena kondisi jenazahnya relatif utuh," ujar Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, ada sejumlah jenazah dengan kondisi kepala rusak, tapi secara keseluruhan relatif utuh.

"Karena ada beberapa jenazah yang kepalanya rusak juga ada. Nanti segera kita, kalau sudah selesai data antemortem dan postmortem segera kita release lagi," tuturnya.

Hingga kini, kata dia, sudah 7 keluarga korban yang memberikan sampel DNA untuk kepentingan identifikasi.

Polda Metro Jaya mencatat hingga saat ini terdapat 15 orang meninggal dunia imbas kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. Hingga saat ini, proses identifikasi jenazah masih terus dilakukan.

"Iya, 15 meninggal dunia, sampai siang ini," ucap Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, Kombes Martinus Ginting kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Martinus menambahkan, dari 15 jenazah, 10 di antaranya berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sedangkan, 5 orang sisanya berada di RS Kota Bekasi, di mana semuanya masih dilakukan proses identifikasi.

"Semuanya masih dilakukan proses identifikasi," kata dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut