Polisi Tangkap Otak Perakit Bom Bunuh Diri Katedral Makassar
JAKARTA, iNews.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap satu orang terkait bom bunuh bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, orang yang ditangkap merupakan otak perakit bom yang digunakan pasangan suami istri (pasutri).
"Satu orang atas inisial W, pelaku otak perakit bom sudah kami amankan," kata Listyo, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021).
Namun dia belum menjelaskan lebih rinci mengenai waktu dan lokasi penangkapan W, termasuk soal bom yang dibuatnya.
Pelaku Terorisme di Makassar Baru Bergabung JAD
Listyo melanjutkan, sejauh ini total 13 terduga teroris ditangkap di wilayah Makassar atas dugaan keterlibatan bom bunuh diri pada Minggu lalu.
"Sampai hari ini, terkait pengungkapan kejadian bom Makassar, sudah diamankan 13 orang," ujarnya.
Pengamat Politik dan Keamanan Muradi Sebut Pasutri Pengebom Katedral Makassar Anggota New JI
Editor: Anton Suhartono